4 Kecamatan di Sulut Diterjang Banjir Bandang, 11 Warga Tewas

1 day ago 13

CNN Indonesia

Senin, 05 Jan 2026 15:51 WIB

Banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, menewaskan 11 orang dan masih ada 6 hilang. Ilustrasi banjir bandang. (Istockphoto/ Bee32)

Makassar, CNN Indonesia --

Banjir bandang menerjang empat kecamatan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi, Senin (5/1) dini hari.

Berdasarkan laporan BPBD setempat saat ini setidaknya total ada 11 korban meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bencana banjir bandang di empat kecamatan tersebut menimbulkan 11 orang meninggal dunia dan 6 hilang," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kepulauan Sitaro, Sonny S Belseran dalam keterangan tertulisnya, Senin siang.

Banjir tersebut terjadi pada Senin dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 Wita. Banjir bandang terjadi setelah curah hujan sangat tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Sitaro sehingga mengakibatkan banjir bandang.

"Curah hujan sangat tinggi, sehingga pada beberapa lokasi terjadi bencana banjir bandang yang mengakibatkan adanya korban jiwa, bangunan rumah dan akses jalan tertimbun material," ungkapnya.

Adapun jumlah korban terdampak banjir bandang di Kelurahan Bahu (Sondang), Kecamatan Siau Timur terdapat tujuh korban jiwa dan 5 orang dinyatakan hilang.

"Kampung Sawang Bandil, Kecamatan Siau Timur Selatan nihil korban, kemudian Kelurahan Paseng, Kecamatan Siau Barat terdapat 36 KK atau 102 jiwa sementara mengungsi di gedung GMIST Bethbara," jelasnya.

Kemudian di Kampung Laghaeng, Kecamatan Siau Barat Selatan terdapat dua orang meninggal dunia atas nama Rafles Kobis dan Hermina Maningide serta satu orang hilang atas nama, Azriel Tatambihe.

"Di Kampung Peling di Kecamatan Siau Barat Selatan terdapat juga korban jiwa sebanyak 2 orang," ujarnya.

Sementara ini, kata Sonny pihaknya masih melakukan pendataan dan mencari korban yang masih dinyatakan hilang akibat bencana banjir bandang tersebut.

"Anggota personel BPBD dikerahkan untuk melakukan penanganan dan pendataan. Kemudian berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan terkait upaya pembersihan material," kata Sonny.

(mir/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |