Babinsa Desa Bobojong Kiramil 08/Mande Hadiri Sosialisasi Desa Tanggap Bencana di Desa Bobojong

1 day ago 9

Cianjur – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana alam, Babinsa Desa Bobojong Koramil 0808/Mande Kodim 0608/Cianjur menghadiri kegiatan Sosialisasi Desa Tanggap Bencana yang diselenggarakan di Aula Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Rabu (22/07/2026).

Kegiatan ini bertujuan membentuk masyarakat yang mandiri, tangguh, dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana melalui peningkatan pengetahuan, kesadaran, serta kemampuan dalam melakukan langkah-langkah mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

Kepala Desa Bobojong, Bapak Suwandi, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat penting mengingat wilayah Cianjur memiliki potensi terjadinya bencana alam.

"Kami berharap melalui sosialisasi ini masyarakat semakin memahami langkah-langkah pencegahan dan penanganan bencana sehingga mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar ketika terjadi keadaan darurat, " ujarnya.

Babinsa Desa Bobojong, Serka Dasep Imam, mengatakan bahwa kesiapsiagaan masyarakat merupakan kunci utama dalam mengurangi risiko bencana.

"Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Babinsa akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun desa yang tangguh dan siap menghadapi setiap ancaman bencana, " ungkapnya.

Danramil 0808/Mande, Kapten Inf. Puriadi Mardan, menegaskan bahwa pembinaan masyarakat dalam menghadapi bencana merupakan bagian dari pembinaan teritorial.

"Kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi yang baik, kita dapat meminimalkan risiko dan dampak bencana bagi masyarakat, " katanya.

Komandan Kodim 0608/Cianjur, Letkol Inf. Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S., menyampaikan bahwa budaya sadar bencana harus terus ditanamkan kepada masyarakat.

"Masyarakat yang memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan akan lebih mampu menghadapi situasi darurat. Karena itu, edukasi dan pelatihan kebencanaan harus dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta desa-desa yang tangguh terhadap bencana, " tegasnya.

Komandan Korem 061/Surya Kancana, Brigadir Jenderal TNI Thomas Rajunio, SIBS., M.Tr.Han., mengatakan bahwa kolaborasi seluruh unsur menjadi faktor penting dalam penanggulangan bencana.

"Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam membangun ketahanan wilayah terhadap ancaman bencana. Dengan kebersamaan, penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif, " ujarnya.

Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat merupakan investasi penting dalam upaya pengurangan risiko bencana.

"TNI AD akan terus mendukung setiap program yang meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana. Desa yang tangguh akan mampu melindungi warganya, mengurangi risiko korban, serta mempercepat proses pemulihan apabila terjadi bencana, " pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib, interaktif, dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Bobojong semakin siap, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman, siaga, dan berdaya tahan. (PERS)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |