PUNCAK JAYA - Asap pembakaran batu mengepul di depan Kantor Distrik Yamo, Kampung Yamo, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan. Di tengah tradisi bakar batu dan syukuran pelantikan Kepala Distrik Yamo, sekitar 400 warga, tokoh masyarakat, dan prajurit Satgas Pamtas Mobile Yonif 721/Makkasau berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan, Selasa (21/7/2026).
Personel Pos Yamo yang dipimpin Dan TK Yamo Lettu Inf Ruben Christian Tamunu hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Distrik Yamo Nigrion Tabuni, Kepala Gereja Yamo Waliman Enumbi, Pendeta Distrik Yamo Wolongga Morip, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Mulia, tokoh agama, para kepala kampung, personel Satgas, serta masyarakat dan pemuda Distrik Yamo.
Sebelum prosesi dimulai, personel Satgas melaksanakan apel pengecekan. Dan TK Yamo kemudian menyerahkan bantuan logistik berupa kopi, mi instan, minyak goreng, dan gula kepada Kepala Distrik Yamo sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat.
Prosesi bakar batu berlangsung dalam suasana gotong royong. Warga dan peserta kegiatan bersama-sama mengikuti rangkaian adat serta ibadah syukur atas pelantikan Kepala Distrik Yamo.
Kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan antara prajurit dan masyarakat. Tradisi adat yang berlangsung tidak hanya memperkuat kebersamaan, tetapi juga membuka ruang komunikasi dan membangun kepercayaan di tengah masyarakat.
Kepala Distrik Yamo menyampaikan apresiasi atas kehadiran Satgas Pamtas Mobile Yonif 721/Makkasau yang dinilai aktif membangun kedekatan dengan warga.
Dan TK Yamo Lettu Inf Ruben Christian Tamunu menegaskan komitmen Satgas untuk terus menjalin komunikasi dan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan membangun sinergi bersama masyarakat. Dengan kebersamaan dan hubungan yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga situasi Distrik Yamo agar tetap aman, damai, dan kondusif, ” ujar Lettu Inf Ruben Christian Tamunu.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar sebelum personel Satgas kembali ke Pos Yamo.
Bagi Satgas Pamtas Mobile Yonif 721/Makkasau, kehadiran dalam tradisi bakar batu menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat Papua.
Dari tungku adat dan kebersamaan warga, terjalin komunikasi yang menjadi fondasi penting bagi terciptanya rasa saling percaya, persatuan, serta stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan.
"Bersama rakyat, menjaga harmoni Papua"
(PERS)


















































