Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Semburan Abu Vulkanik hingga 1.500 M

2 hours ago 1

Kupang, CNN Indonesia --

Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT mengalami dua kali erupsi dengan tinggi semburan abu vulkanik hingga mencapai 1.500 meter, Rabu (3/3).

Dua kali erupsi tersebut terjadi pada pukul 09.42 WITA dengan tinggi semburan abu vulkanik 1.000 meter. Sedangkan pada erupsi kedua yang terjadi pada pukul 13.55 wita, dengan tinggi semburan abu vulkanik mencapai 1.500 meter di atas puncak.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA), Herman Yosef Mboro mengkonfirmasi melalui laporan tertulis pada Rabu (3/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Telah terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 03 Maret 2026 pukul 09.42 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 m di atas puncak (± 2.584 m di atas permukaan laut)," kata Herman melalui laporan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com.

Dia menyampaikan saat erupsi kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi ± 50 detik," ujar Herman yang melaporkan dari PPGA di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang.

Pada erupsi kedua yang terjadi pukul 13.55 wita, Gunung Lewotobi Laki-laki menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.500 meter di atas puncak.

Tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 7.4 milimeter dan durasi sementara ini sekitar 49 detik.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan barat laut," ujarnya.

Dijelaskan Herman, Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Desa Nurabelen, Kecamatan Ilebura memiliki tinggi 1.584 meter di atas permukaan laut. Dan gunung tersebut berada pada status waspada atau level II.

Berada pada status waspada atau level II, petugas PPGA Lewotobi Laki-laki melarang masyarakat dan pengunjung untuk beraktivitas apapun di radius empat kilometer.

"Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki," kata Herman dalam rekomendasi yang dikeluarkan PPGA.

Selain itu PPGA juga mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, Nawakote.

PPGA juga mengingatkan masyarakat yang terdampak hujan abu untuk memakai masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

(eli/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |