PURWOREJO - Tak hanya membangun jalan dan rumah, program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo juga menyentuh kebutuhan dasar warga. Pembangunan jambanisasi di lima titik Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, kini telah mencapai progres 64 persen dan terus dikebut agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat, Minggu (26/7/2026).
Program jambanisasi tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik tambahan TMMD Reguler ke-129. Pembangunan ini diarahkan untuk mendukung peningkatan sanitasi lingkungan sekaligus mendorong masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Anggota Satgas TMMD bersama warga terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan di sejumlah titik yang telah ditentukan. Kehadiran fasilitas jamban yang layak diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Desa Watuduwur.

Danramil 10 Bruno, Kapten Inf Eko Setiawan, mengatakan pembangunan jambanisasi menjadi salah satu sasaran penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar warga.
“Pembangunan jambanisasi di lima titik terus kami kebut. Alhamdulillah, progresnya sudah mencapai 64 persen. Kami optimistis seluruh sasaran TMMD, baik sasaran utama maupun tambahan, dapat diselesaikan sesuai target, ” ujar Kapten Eko.
Menurutnya, keberadaan jamban yang layak memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Karena itu, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat secara langsung.
Semangat gotong royong antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan. Dengan progres yang terus meningkat, program jambanisasi TMMD Reguler ke-129 diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Watuduwur.
Program TMMD kembali membuktikan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal membangun jalan dan rumah, tetapi juga menghadirkan fasilitas dasar yang mendukung kehidupan warga agar lebih sehat, layak, dan sejahtera.
(Agung)











































