Tangerang Selatan, CNN Indonesia --
Sebanyak 450 kepala keluarga di Perumahan Pondok Maharta, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten, masih terendam banjir dengan ketinggian mencapai 80-100 sentimeter akibat hujan deras.
Komandan Regu Satgas BPBD Tangerang Selatan, Dian Wiryawan mengatakan banjir mulai memasuki rumah warga setelah hujan tak kunjung berhenti sejak Kamis (22/1) hingga Jumat (23/1) siang.
"Intensitas hujan yang tinggi membuat debit air meningkat. Selain itu, banjir juga dipicu oleh meluapnya Kali Serua," ujarnya di lokasi banjir, Jumat (23/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BPBD Tangerang Selatan hingga kini masih melakukan evakuasi warga ke lokasi yang lebih aman, terutama bagi mereka yang rumahnya terendam banjir cukup tinggi.
Sebagian warga memilih mengungsi dan sementara waktu tinggal di rumah kerabat maupun tetangga yang tidak terdampak banjir.
"Saat ini kami masih melakukan evakuasi terhadap warga korban banjir dan sebagian warga memilih mengungsi," kata Dian.
Berdasarkan data resmi BPBD Tangsel, tercatat 450 KK di Perumahan Pondok Maharta terdampak banjir. Petugas gabungan juga terus memantau kondisi debit air di Kali Serua untuk mengantisipasi potensi kenaikan air susulan.
"Anggota BPBD masih memantau debit air untuk memastikan potensi kenaikan air susulan," ungkapnya.
(arl/isn)

3 hours ago
2

















































