Ratusan Calon Maba Kampus Negeri di Jateng Mundur, Kenapa?

9 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kabar banyak calon mahasiswa baru yang sudah diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) mundur mencuat dalam rapat bersama Komisi X DPR dan Kemendiktisaintek beberapa waktu lalu.

Mengutip dari detikEdu, dalam rapat itu, anggota Komisi X DPR Sofyan Tan mempertanyakan informasi soal kabar  60 ribu calon mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang tidak mendaftar ulang alias mundur. Sofyanlantas meminta Kemendiktisaintek untuk melakukan penelusuran menyeluruh terkait hal ini.

Salah satunya diduga banyak calon mahasiswa baru yang sudah lolos SNBP dan Seleksin Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang tak mendaftar ulang atau mundur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip dari detikJatengsalah satunya Universitas Tidar (Untidar) di Magelang dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Purwokerto.

Ratusan calon mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) Magelang dari jalur prestasi SNBP dan tulis SNBT tercatat mundur. Namun, jumlah itu dinilai kecil dibanding dengan jumlah mahasiswa yang diterima.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar, Prof Suyitno, menyebut ada 60 dari 936 calon mahasiswa jalur SNBP yang mundur. Sementara di jalur SNBT ada 347 dari 2.418 peserta yang diterima memilih mundur.

"Yang tidak daftar ulang itu hanya 60 calon mahasiswa. Jadi hanya 6,4 persen, kan kecil banget itu," kata Suyitno, Kamis (25/6) dikutip dari detikJateng.

"SNBT (17.212 pendaftar), kita daya tampungannya 2.418. Yang daftar ulang 2.071. Yang tidak daftar ulangan 347, presentasenya 14,4 persen. Ya, jadi 14,4 persen," sambungnya.

Dia mengatakan pihak kampus tak mengetahui alasan para calon mahasiswa itu memilih mundur. Sebab, peserta yang ingin mundur hanya perlu tidak melakukan daftar ulang tanpa memberi alasan.

Suyitno menjelaskan kekosongan kursi itu juga akan dimasukkan sebagai tambahan untuk jalur lainnya. Kekosongan dari jalur SNPB diberi ke jalur SNBT, sementara kekosongan di jalur tulis diberikan ke jalur mandiri.

"Jadi yang jalur tes, kita tambahin kuotanya untuk porsi yang kosong tadi. Lha yang SNBT ini juga ada yang tidak daftar ulang. Nah itu, kemudian yang tidak daftar itu yang kursi kosongnya kita geser ke (penerimaan jalur) mandiri," bebernya.

Untuk jalur mandiri di Untidar ada melalui jalur tulis, UTBK, prestasi dan kerja sama. Untuk jalur mandiri rencananya bakal diumumkan pada, Senin (30/6) mendatang.

Masih di Jawa Tengah, rektorat Unsoed memastikan jumlah calon maba dari SNBP yang mundur alias tak daftar ulang ada 70 dari total 3.176 yang dierima.

"Alhamdulillah, kalau di Unsoed jumlah registrasi di jalur SNBP termasuk baik. Sebanyak 97,7 persen calon mahasiswa yang diterima sudah selesai melakukan registrasi," kata Eko Kepala Bagian Akademik Unsoed, Eko Sumantooed saat dikonfirmasi Kamis ini, dikutip dari detikJateng.

Dari catatannya, total ada 3.176 calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SNBP 2026. Kemudian sebanyak 3.106 orang telah menyelesaikan proses registrasi ulang.

"Yang diterima 3.176 yang registrasi 3.106. Artinya yang tidak registrasi hanya 70 orang," jelasnya.

Eko menjelaskan Unsoed tidak menerapkan sanksi khusus kepada sekolah asal peserta yang tidak melakukan registrasi ulang setelah dinyatakan lolos SNBP.

Pihak kampus, lanjut Eko, hanya melaporkan data peserta yang tidak melakukan registrasi kepada panitia pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).

[Gambas:Youtube]

Sebelumnya, anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, meminta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk melakukan penelusuran menyeluruh terkait narasi yang beredar soal 60 ribu calon mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang tidak mendaftar ulang.

"Apakah 60 ribu itu memilih jurusan yang salah atau memang diloloskan pada jurusan yang tidak dia berkenan? Yang kedua apakah dia diterima di perguruan tinggi negeri yang lain yang menurut yang bersangkutan lebih sesuai?" ujar Sofyan Tan, dikutip dari TVR Parlemen pada Rabu (24/6).

"Yang paling dikhawatirkan adalah yang ketiga bahwa yang lolos ini karena tidak bisa dibiayai lewat KIP Kuliah, maka mereka itu tidak melanjut. Nah, karena itu yang terakhir ini harus didalami dan disurvei untuk mencari apakah betul yang seperti ini yang dugaan banyak orang," imbuhnya.

Respons Panitia SNPMB

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof Dr Ir Eduart Wolok, menegaskan bahwa narasi yang beredar bahwa 60 ribu siswa tidak daftar ulang SNBP itu tidak benar.

"60 ribuan itu (10 persen dari data total awal) yang tidak daftar ulang semua jalur (SNBP, SNBT, dan Mandiri) di SNPMB 2025," jelasnya melalui konfirmasi kepada detikEdu.

"Untuk SNBP sendiri persentase daftar ulang dari yang diterima ada di angka 92 persen," kata Eduart lagi.

Baca berita lengkapnya di sini.

(kid/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |