RSCM: Psikologis Andrie Yunus Stabil, Tunjukkan Optimisme Pemulihan

9 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkapkan psikologis Wakil Koordinator Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (27) cukup stabil setelah menjalani serangkaian tindakan medis akibat trauma cairan kimia.

"Dari sisi psikologis, kondisi pasien terpantau cukup stabil. Pasien dapat beradaptasi dengan baik, bersikap kooperatif menjalani perawatan, serta menunjukkan optimisme yang realistis terhadap proses pemulihan," ujar Humas RSCM Sylvia melalui keterangan persnya, Rabu (8/4).

Dia mengatakan sampai saat ini tidak ditemukan tanda-tanda gangguan psikologis yang serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim medis bersama tenaga profesional terkait disebut terus memberikan pendampingan psikologis secara rutin, baik kepada Andrie maupun keluarga, guna memastikan proses pemulihan berjalan secara komprehensif.

"RSCM menegaskan komitmennya untuk terus memberikan penanganan medis yang optimal, profesional, dan mengedepankan keselamatan pasien," ucap Sylvia.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada tim medis dalam menangani kasus ini," imbuhnya.

Sylvia menambahkan Andrie sampai saat ini masih berada dalam pemantauan tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis bedah plastik, oftalmologi, psikiatri serta tenaga kesehatan terkait lainnya guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan berkesinambungan.

Secara umum, kondisi Andrie disebut dalam keadaan stabil dan menunjukkan perbaikan klinis yang bertahap. Luka bakar yang dialaminya telah mengalami perbaikan signifikan, dengan sebagian besar area luka telah ditangani melalui tindakan tandur atau cangkok kulit.

Pada tanggal 7 April 2026, Andrie kembali menjalani tindakan operasi untuk membersihkan sisa jaringan kulit mati di area leher belakang serta dilakukan cangkok kulit lanjutan guna mendukung proses penyembuhan yang optimal.

Sementara terkait kondisi mata, saat ini masih dalam tahap penanganan lanjutan.

Bola mata ditutup menggunakan jaringan selaput (tenon dan konjungtiva), serta dilakukan penjahitan sementara pada kelopak mata untuk melindungi struktur bola mata dan mempercepat proses penyembuhan.

Sylvia bilang hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) menunjukkan bahwa dinding bagian belakang bola mata masih dalam kondisi utuh.

"Rencana penutupan mata ini akan dilakukan selama kurang lebih 4 hingga 6 bulan, dengan evaluasi berkala menggunakan USG mata untuk memantau perkembangan secara menyeluruh," tandasnya.

Andrie Yunus disiram air keras sekitar tiga pekan lalu setelah mengisi siniar di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) bertajuk "Remiliterisasi & Judicial Review UU TNI".

Polisi sempat mengumumkan inisial dua tersangka, namun di waktu yang bersamaan TNI juga menyampaikan sudah menahan empat orang dari BAIS TNI selaku pelaku lapangan penyiraman air keras terhadap Andrie. Mereka ialah NDP, SL, BHW, dan ES.

Sementara itu, Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) yang terdiri dari sejumlah organisasi masyarakat sipil menyebut pelaku lapangan penyiraman air keras terhadap Andrie melibatkan sedikitnya 16 orang. TAUD menyebut ini sebagai operasi intelijen.

Tanpa dasar hukum dan alasan yang jelas, polisi melimpahkan penanganan perkara ke Puspom TNI. Hal ini menuai kritik banyak pihak karena ada kekhawatiran itu akan berujung pada impunitas prajurit militer.

Teranyar, per Selasa (7/4) kemarin, Puspom TNI telah melimpahkan berkas perkara, barang bukti, dan empat orang tersangka penyiraman air keras ke Oditur Militer II-07 Jakarta.

(ryn/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |