INTAN JAYA - Semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun kehidupan masyarakat di pedalaman Papua. Hal itu terlihat saat personel Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 631/Antang (ATG) bersama warga Kampung Dagai bahu-membahu membersihkan jalan kampung dalam kegiatan Bhakti TNI yang digelar di Distrik Dagai, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Letda Inf Dody Ernando tersebut melibatkan 10 personel dari TK Airstrip Dagai. Bersama masyarakat, mereka membersihkan rumput liar, semak belukar, dan sampah yang mengganggu akses jalan utama kampung.
Dengan menggunakan alat sederhana, prajurit dan warga tampak bekerja tanpa sekat. Mereka saling membantu membuka jalur yang tertutup semak sehingga jalan kampung kembali bersih, rapi, dan lebih aman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Menurut Letda Inf Dody Ernando, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas Yonif 631/ATG untuk terus hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah penugasan.
"Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan jalan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Satgas di tengah warga tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu mengatasi berbagai kebutuhan masyarakat, " ujar Letda Dody.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang bersih dan terawat sangat penting untuk mendukung mobilitas warga, terutama dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
Kehadiran personel Satgas dalam kegiatan gotong royong tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kampung Dagai. Warga menilai keterlibatan prajurit TNI menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat di pedalaman Papua.
Yohanes, salah seorang tokoh masyarakat Kampung Dagai mengungkapkan apresiasinya atas kepedulian Satgas yang selalu hadir membantu warga dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
"Kami sangat senang karena bapak-bapak TNI tidak hanya datang menjaga keamanan, tetapi juga ikut bekerja bersama masyarakat membersihkan kampung. Ini membuat hubungan kami semakin dekat dan akrab, " ujarnya.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan Bhakti TNI tersebut juga menjadi momentum memperkuat budaya gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua.
Melalui interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung, prajurit dan warga dapat saling bertukar cerita, membangun komunikasi yang lebih baik, serta memperkuat rasa persaudaraan yang telah terjalin selama ini.
Satgas Yonif 631/ATG menilai bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban wilayah tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, pendekatan humanis melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan terus dilakukan untuk membangun kepercayaan dan kedekatan dengan warga.
Kegiatan gotong royong membersihkan jalan kampung ini menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya diwujudkan melalui slogan, tetapi hadir dalam kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Di tengah tantangan geografis Papua yang tidak mudah, semangat kebersamaan antara prajurit dan warga Kampung Dagai menjadi modal penting untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, dan kondusif. Sebab, dari jalan kampung yang bersih, tumbuh harapan akan kehidupan masyarakat yang lebih baik.
"Melalui gotong royong, kebersamaan dan kemanunggalan TNI bersama rakyat akan semakin kokoh. Karena bersama rakyat, TNI akan selalu kuat, " tegas Letda Dody.
(PERS)


















































