Solo, CNN Indonesia --
Wali Kota Solo Respati Ardi merespons DPC Partai Gerindra soal baliho ucapan selamat ulang tahun ke-65 Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di sejumlah titik di Kota Solo.
Respati yang juga kader Partai Gerindra itu tak banyak bicara saat diminta menanggapi pernyataan Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalah dari Pak Ketua (Ardianto) kemarin, pokoknya (saya) salah. Siap salah," jawab Respati, Selasa (23/6).
Ia menjelaskan Pemkot Solo memasang baliho selamat ulang tahun untuk Jokowi sebagai bentuk apresiasi. Menurutnya, Jokowi telah membawa perubahan besar selama menjadi Wali Kota Solo periode 2005-2012.
"(Baliho itu) sebagai bentuk apresiasi," kata dia.
Selain itu, Respati juga menyebut Jokowi masih berjasa untuk Kota Solo meski sudah tidak menjabat sebagai Presiden. Tak jelas apa jasa yang dimaksud Respati, namun ia mengatakan Kota Solo masih merasakan berkah Jokowi sampai hari ini.
"Biar kita keberkahan. Berkat beliau (Jokowi), hari ini pun Kota Solo tetap mendapat berkah," kata dia.
Sebelumnya, Ardianto Kuswinarno mengaku kecewa adanya baliho ucapan selamat ulang tahun ke-65 Joko Widodo (Jokowi) dari Pemerintah Kota Solo yang tersebar di jalanan.
Alasannya, perlakuan serupa tidak diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Presiden RI.
Padahal, kata Ardianto, Wali Kota Solo Respati Ardi saat ini berstatus sebagai kader dari Partai Gerindra.
"Kenapa ketika Pak Prabowo kok tidak ada ucapan? Ini membuat saya juga agak kecewa sedikit dengan apa yang diberikan Mas Wali kepada Pak Jokowi, tetapi kenapa Pak Prabowo tidak ada. Padahal beliau juga menjadi kader Gerindra," kata Ardianto ditemui detikJateng di Gedung DPRD Solo, Senin (22/6).
(syd/wis)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
1















































