Awal Mula Terbongkar Guru Bawa Murid Yatim Piatu untuk Dicabuli Suami

3 hours ago 1

Medan, CNN Indonesia --

Video warga menggeruduk rumah milik guru ASN di Kota Tanjungbalai, Sumatra Utara (Sumut) viral di media sosial. Dalam video itu, guru dan suaminya disebut mencabuli seorang anak SD (sekolah dasar) yang merupakan yatim piatu.

Peristiwa pencabulan itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai pada Senin (4/5). Seorang guru berinisial D bersama suaminya berinisial A diduga mencabuli anak SD berusia 12 tahun.

"Heboh di Tanjungbalai guru PNS diduga bawa murid laki-laki kepada suaminya untuk disodomi," tulis narasi video viral itu,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus ini sempat dilaporkan ke polisi oleh orang tua angkat korban berdasarkan Nomor Laporan Polisi: LP/B/132/V/2026/Polres Tanjungbalai/Polda Sumatera Utara, tertanggal Senin 4 Mei 2026.

Namun warga menilai laporan kasus tersebut lambat ditangani. Sebab D dan suaminya masih terlihat beraktivitas seperti biasa. Bahkan D masih mengajar di sekolah.

Ketegangan memuncak pada Kamis (23/7) dini hari. Ratusan orang mendatangi rumah D di Jalan Burhanuddin, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung.

Pasangan suami istri tersebut menjadi bulan bulanan massa. Warga memukuli D dan suaminya A. D yang masih mengenakan seragam dan suaminya dibawa ke luar rumah. Polisi yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi D dan A untuk mengantisipasi kericuhan

Kasi Humas Polres Tanjungbalai, Ipda Muhammad Ruslan, mengatakan perbuatan cabul itu bermula saat terlapor disebut mendekati korban dengan modus meminjamkan telepon genggam.

Terlapor membujuk korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) dengan meminjamkan telepon genggam. Di saat korban lengah, terlapor melancarkan aksi bejatnya dengan membuka pakaian korban dan melakukan pencabulan.

Pencabulan itu membuat korban mengurung diri di kamar. Bahkan korban tidak masuk sekolah beberapa hari akibat mengalami trauma. Ibu sambung korban yang mengetahui kasus itu langsung membuat laporan ke polisi

Ipda Ruslan menambahkan, penyidik telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan dan penyidikan, di antaranya menerima laporan polisi, memanggil saksi-saksi dari pihak korban maupun pihak terlapor, serta meminta keterangan dari saksi ahli psikologi.

"Langkah yang sudah dilakukan yakni menerima laporan polisi, memanggil saksi-saksi dari pihak korban dan terlapor, serta memeriksa saksi ahli psikologi. Proses penyidikan masih terus berjalan," ucapnya.

(isn/fnr/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |