Magetan. - Guna Mendukung swasembada pangan nasional, Babinsa desa campursari koramil 02/plaosan bersama, UPTD Pertanian Kecamatan sidorejo, dan PPL, turun langsung ke sawah warga di wilayah binaan melaksanakan serapan gabah (Sergap) petani. Senin ( 24-03-2025 )
Pembelian gabah kali ini dilakukan melalui mitra Bulog yang nantinya pembelian gabah kering panen (GKP) dari petani akan disetor ke gudang Bulog, Babinsa desa campursari beserta anggota poktan mendampingi petani yang ada di wilayah dan langsung menghimbau para petani agar menjual gabah ke bulog .
Kegiatan ini dilakukan untuk mensejahterahkan petani dengan harga gabah sesui HPP yang ditentukan langsung dari Kementan RI, yakni sebesar 6500 rupiah tiap kilogramnya yang dibayar secara tunai.
“Dengan adanya sosialisasi dr petugas Bulog dan juga Babinsa diwilayah akhirnya para petani mau menjual padinya ke Bulog dengan HPP ( harga pembelian pemerintah ) Rp. 6500/kg yang nantinya gabah yang diserap tersebut untuk mencukupi stok pangan nasional”.
Menurutnya, tujuan pemerintah menerapkan HPP ini agar harga di pasaran dapat normal dan stabil. Selain itu agar nantinya hasil dari pelaksanaan ini pula pemerintah tidak akan melakukan Impor beras dari luar negeri, karena dengan pengelolaan petani sendiri kebutuhan pangan nasional dapat tercukupi.
Kegiatan Sergap, baik gabah maupun beras langsung dari petani Oleh karena itu, Babinsa desa campursari menghimbau ke seluruh Rekan" sesama Babinsa terjun langsung ke lapangan dengan jalan koordinasi dan menggugah hati para petani untuk menjual gabah ke bulog dan juga menghimbau khususnya tengkulak yang ada di wilayah untuk membeli gabah petani dengan menyesuaikan HPP dari pemerintah yaitu 6500 rupiah per kilogram nya, serta menghimbau untuk menjual gabahnya ke Bulog.
“Babinsa wajib turun langsung ke wilayah untuk mendata sawah petani yang akan panen, dalam pelaksanaanya Babinsa harus selalu berkordinasi setiap waktu, ” pungkas Babinsa ( R 02 ).