CIAMIS – Babinsa Desa Tanjungsari, Kopda Didik Triyadi, melaksanakan monitoring sekaligus pendampingan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan skrining Tuberkulosis (TB) yang digelar Puskesmas Banjaranyar di Aula Desa Tanjungsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya mendeteksi secara dini kemungkinan kasus Tuberkulosis di tengah masyarakat. Pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan apabila ditemukan warga yang memiliki gejala atau faktor risiko TB.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi TNI dengan tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan warga di wilayah binaan.
Babinsa Desa Tanjungsari, Kopda Didik Triyadi, mengatakan pemeriksaan secara dini memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan masyarakat.
“Kami mendukung kegiatan skrining TB ini karena kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Semakin dini penyakit dapat diketahui, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan sehingga risiko penularan kepada keluarga maupun warga lainnya dapat diminimalkan, ” ujar Kopda Didik Triyadi.
Ia juga mengajak masyarakat tidak takut mengikuti pemeriksaan apabila mengalami keluhan kesehatan yang mengarah pada gejala Tuberkulosis.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu datang ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan. Pemeriksaan sejak dini sangat penting, bukan hanya untuk kesehatan diri sendiri, tetapi juga untuk melindungi keluarga dan lingkungan sekitar, ” tambahnya.
Danramil 1317/Banjarsari, Mayor Inf Haris Diana, S.E., menegaskan bahwa jajaran Koramil mendukung penuh langkah Puskesmas Banjaranyar dalam melakukan skrining kesehatan bagi masyarakat.
“Kami sangat mendukung penuh upaya Puskesmas Banjaranyar dalam melindungi kesehatan warga Desa Tanjungsari dari ancaman Tuberkulosis. Deteksi dini adalah kunci utama dalam penanganan TB agar tidak menyebar lebih luas dan memberikan dampak buruk bagi masyarakat, ” ujar Mayor Inf Haris Diana.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat di wilayah.
“Babinsa harus mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai unsur pelayanan, termasuk tenaga kesehatan. Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar setiap program kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara maksimal, ” tegasnya.
Melalui pelaksanaan skrining Tuberkulosis tersebut, masyarakat Desa Tanjungsari diharapkan semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, mengenali gejala penyakit sejak dini, serta mengikuti arahan tenaga kesehatan apabila membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan lanjutan.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan masyarakat. Sinergi antara Puskesmas Banjaranyar, pemerintah desa, Babinsa, serta warga diharapkan terus terjalin dalam mewujudkan lingkungan yang sehat sekaligus menekan risiko penyebaran Tuberkulosis di wilayah Kecamatan Banjaranyar. (PERS)


















































