Jombang, - Dalam rangka memastikan kestabilan pasokan pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional, Dandim 0814/Jombang, Letkol Kav Devid Eko Junanto, bersama pihak Bulog, melakukan peninjauan langsung ke penggilingan padi dan open padi di wilayah Kepuh Kajang, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Senin (24/03/2025).
Kegiatan itu bertujuan untuk memantau proses penggilingan padi serta memastikan distribusi hasil pertanian berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.
Letkol Kav Devid, menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan bentuk perhatian TNI terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu sektor vital bagi kehidupan masyarakat.
“Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan, kami bersama Bulog melakukan pemantauan terhadap proses penggilingan padi dan penyerapan gabah dari petani. Kami ingin memastikan bahwa hasil panen petani bisa langsung dimanfaatkan dan didistribusikan dengan baik untuk kebutuhan pangan masyarakat, ” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Dandim dan pihak Bulog memantau beberapa tahapan, mulai dari pengumpulan gabah hasil panen hingga proses penggilingan menjadi beras.
Proses open padi yang dilakukan di sejumlah areal pertanian wilayah Kepuh Kajang juga diperhatikan untuk memastikan kualitas dan kuantitas gabah yang diterima sesuai standar yang ditetapkan.
Selain itu, Dandim dan pihak Bulog juga berdialog langsung dengan para petani setempat. Mereka menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi dalam proses pertanian, terutama mengenai harga jual gabah dan akses terhadap alat pertanian yang lebih modern.
Di sisi lain, Letkol Kav Devid, juga menyampaikan perihal pengawasan terhadap sektor pertanian yang dinilai sangat penting untuk dilakukan dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional, terlebih dengan cuaca yang sering kali tidak menentu.
“Kami akan terus mendukung program pemerintah untuk meningkatkan hasil pertanian, salah satunya dengan memastikan proses distribusi yang lancar. TNI siap membantu petani dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pangan, ” tegasnya. (*)