Jakarta, CNN Indonesia --
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dilakukan di wilayah Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3) dini hari.
"Ya, pada saat itu yang bersangkutan sedang berada di Semarang. Kemudian diamankan oleh tim dan dibawa ke Jakarta," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa siang.
Budi mengatakan dalam OTT KPK di Pekalongan itu penyidik turut menangkap ajudan dan orang kepercayaan Bupati Fadia Arafiq.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahwa pada dini hari tadi tim mengamankan sejumlah tiga orang, salah satunya adalah Bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan dan juga ajudan dari Bupati," ujar Budi.
Fadia Arafiq dan kedua orang lainnya sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada sekitar pukul 10.15 WIB. Mereka akan menjalani pemeriksaan lanjutan.
"Dan paralel tim juga saat ini sedang berada di Pekalongan untuk melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pihak untuk mendapatkan keterangan yang dibutuhkan dalam proses penanganan perkara ini," tambah Budi.
Budi menjelaskan kasus dugaan korupsi yang sedang diusut KPK lewat OTT ini berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
"Dugaan tindak pidana korupsi dalam case kali ini adalah berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan," tutur Budi.
"Kemudian kami juga ingin menyampaikan bahwa tim saat ini juga masih terus melakukan pencarian kepada pihak-pihak terkait lainnya dan kami juga mengimbau agar para pihak-pihak dimaksud bisa kooperatif sehingga dapat membantu dalam proses penanganan perkara ini sehingga jalannya proses penanganan perkara yang saat ini ada di tahap penyelidikan bisa berjalan secara efektif," pungkasnya.
(ryn/gil)

6 hours ago
2
















































