Jakarta, CNN Indonesia --
Kurnia berjalan menyusuri sela-sela antrean sepeda motor di area tunggu Pelabuhan Ciwandan, Rabu (18/3) malam. Tangan kanannya menggenggam beberapa lembar karung putih yang dilipat rapi.
"Alas-alas, buat di kapal nanti," teriak Kurnia. Tidak banyak pemudik yang menyambut tawarannya. Sebagian hanya melirik sekilas. Ada yang bertanya namun tidak jadi membeli.
Laki-laki 32 tahun itu adalah salah satu pedagang musiman di pelabuhan tersebut. Ia menjual alas dari karung bekas untuk digunakan pemudik saat berada di kapal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alas-alas yang dijual Kurnia itu bukan miliknya sendiri. Ia mengambil barang dari pemasok yang disebutnya bos. Satu alas dihargai Rp20 ribu.
"Ada bosnya. Dari Rp20 ribu, saya dapat Rp5 ribu," kata Kurnia.
Dari rumahnya di Parung Panjang, Bogor, Kurnia berangkat ke pelabuhan untuk berjualan sejak Senin (16/3). Dalam tiga hari, ia paling banyak hanya mampu menjual sekitar 12 lembar alas karung.
Selain alas karung, Kurnia juga menjual air mineral. Menurutnya, air mineral lebih gampang untuk dijual kepada pemudik. Sistem bagi hasilnya hampir serupa dengan alas karung.
Ia mengaku menjual hingga 31 botol air dalam sehari pada Selasa (17/3) lalu.
"Paling banyak air, bosnya sama. Air dapat Rp5 ribu. Jualnya Rp10 ribu, bagi 2," katanya.
Ia mengaku sudah berjualan di pelabuhan itu sejak musim mudik tiga tahun lalu. Di luar musim mudik, ia biasanya berjualan alas karung di acara pengajian.
Menurutnya, alas karung kerap laku di acara pengajian karena digunakan sebagai tempat duduk. Tahun ini, Kurnia akan berjualan hingga mendekati hari Lebaran sebelum kembali pulang Parung Panjang.
"Kerja paling sampai besok, mau lebaran di rumah," ujarnya.
Sejak Rabu hingga Kamis (19/3) dini hari, ribuan pemudik memadati Pelabuhan Ciwandan. Berdasar data resmi, total penumpang yang melewati Pelabuhan Ciwandan pada Rabu mencapai 35.437 orang.
Data itu merupakan jumlah tertinggi penumpang dalam beberapa hari terakhir. Sementara total kendaraan roda dua yang melintas melalui Pelabuhan Ciwandan pada periode yang sama mencapai 22.613 unit.
(yoa/dna)
Add
as a preferred source on Google

8 hours ago
10










































