Klungkung, - Danramil Banjarangkan, Kapten Cba Nyoman Suryatha, turut hadir dalam acara Rembug Stunting yang diselenggarakan di SMK PGRI Klungkung, Kelurahan Semarapura Klod, Kecamatan Banjarangkan. Senin (24/03/2025).
Dalam kesempatan itu, Danramil menekankan pentingnya komitmen, konsistensi, dan kolaborasi antara berbagai pihak dalam penanggulangan stunting di wilayah tersebut.
Rembug Stunting yang dihadiri oleh berbagai instansi, termasuk Pemerintah Desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi lainnya, bertujuan untuk mempererat kerja sama dalam mengatasi permasalahan stunting yang masih menjadi isu utama di Banjarangkan.
Kapten Cba Nyoman Suryatha, menyampaikan bahwa untuk mengatasi masalah stunting, bukan hanya tugas Pemerintah, tetapi juga melibatkan peran serta masyarakat secara luas.
“Komitmen yang kuat dari semua pihak sangat diperlukan. Penanggulangan stunting bukan hanya soal anggaran atau program, tetapi juga soal keseriusan dalam melaksanakan program tersebut dengan konsisten. Kolaborasi antara pemerintah, TNI, masyarakat, dan sektor swasta sangat krusial untuk mewujudkan hasil yang maksimal, ” ujarnya.
Selain itu, Danramil juga mengingatkan bahwa upaya penurunan angka stunting harus dilakukan sejak dini, mulai dari pemenuhan gizi yang baik untuk ibu hamil dan balita.
Dalam hal itu, peran serta para tenaga medis dan kader kesehatan di tingkat desa sangat penting untuk memberikan edukasi dan mendampingi keluarga dalam menjaga kesehatan anak-anak mereka.
“Beberapa solusi, seperti peningkatan pemahaman tentang gizi seimbang dan pemberian ASI eksklusif, menjadi fokus utama dalam rembuk ini, ” tandasnya. (*)