DLH Kota Tangerang Perkuat Mitigasi Kebakaran di TPA Rawa Kucing

9 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi memastikan berbagai langkah mitigasi terus dilakukan untuk mencegah potensi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing, terutama di tengah kondisi cuaca yang cukup ekstrem.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyiraman rutin pada area landfill guna menurunkan suhu timbunan sampah dan mengurangi potensi terjadinya kebakaran akibat akumulasi gas metana.

"Alhamdulillah, hari ini kami telah melakukan penyiraman di area landfill TPA. Kami berharap langkah ini dapat menekan tingkat panas pada timbunan sampah sekaligus memitigasi potensi kebakaran yang dapat dipicu oleh gas metana," ujar Wawan, Minggu (5/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pelaksanaannya, penyiraman didukung dengan pengerahan satu unit Morooka Crawler Dumper yang mampu mengangkut sekitar 5.000 liter air dalam setiap ritase.

Kendaraan tersebut digunakan untuk mendistribusikan air ke area landfill sehingga proses penyiraman dapat dilakukan secara lebih optimal.

Selain itu, Wawan menambahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang yang telah menyiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran di kawasan TPA Rawa Kucing sebagai bagian dari upaya antisipasi apabila terjadi keadaan darurat.

"Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan BPBD Kota Tangerang yang telah menyiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran di area TPA. Kami terus berkolaborasi untuk menjaga situasi dan kondisi TPA Rawa Kucing agar tetap aman dan terkendali dari berbagai potensi bencana," kata Wawan.

Menurut Wawan, berbagai langkah antisipasi tersebut bukan merupakan tindakan sesaat, melainkan telah menjadi standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan secara konsisten oleh petugas TPA Rawa Kucing.

Pemantauan kondisi landfill dilakukan selama 24 jam, disertai penyiraman secara berkala dan pengawasan terhadap potensi risiko lainnya.

DLH Kota Tangerang juga menggandeng aparat keamanan, yakni Polsek Neglasari dan Koramil 02/Batuceper, untuk memberikan sosialisasi kepada para pemulung yang beraktivitas di sekitar TPA. Upaya tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang tertib dan kondusif.

"Kami berharap kawasan TPA Rawa Kucing tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya, tetapi juga tetap menjadi kawasan yang aman bagi seluruh pihak," jelas Wawan.

Pada kesempatan tersebut, Wawan mengajak masyarakat berperan aktif mengurangi timbunan sampah melalui pemilahan sejak dari rumah. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dapat disalurkan ke bank sampah yang berada di lingkungan masing-masing.

"Melalui kebiasaan memilah dan mengolah sampah dari sumbernya, kita dapat mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Kota Tangerang," ungkap Wawan.

(dod/fea)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |