NDUGA - Semangat kebersamaan dan kepedulian terpancar kuat di Kampung Dal, Distrik Dal, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Sabtu (13/6/2026), prajurit TNI dari Yonif 200/Bhakti Negara menunjukkan sinergi luar biasa dengan masyarakat setempat melalui kegiatan karya bakti perbaikan Gereja Kingmi Injil
Dipimpin langsung oleh Komandan Titik Kuat (TK) Dal, Lettu Inf Epsan Rajagukguk, kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana TNI hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga berkontribusi dalam perbaikan sarana vital yang memiliki makna mendalam bagi kehidupan sosial dan spiritual warga.
Sejak pagi, suasana penuh semangat mewarnai perbaikan gereja. Para prajurit TNI bahu-membahu dengan jemaat dan tokoh masyarakat. Mereka tak hanya memperbaiki bangunan gereja yang mengalami kerusakan, namun juga membersihkan dan menata lingkungan sekitarnya agar menjadi lebih nyaman dan layak untuk beribadah. Kerjasama yang terjalin tanpa sekat ini mencerminkan kuatnya semangat gotong royong yang menjadi nadi kehidupan masyarakat Papua.
“Gereja bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan moral, kebersamaan, dan persaudaraan masyarakat. Karena itu, kami berupaya membantu agar fasilitas ini tetap nyaman digunakan oleh jemaat, ” ujar Lettu Epsan Rajagukguk.
Beliau menambahkan, kehadiran TNI di wilayah penugasan lebih dari sekadar aspek keamanan. Upaya memberikan manfaat nyata melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan menjadi prioritas. “Melalui karya bakti ini, kami ingin mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin seperti inilah yang menjadi fondasi kuat dalam menjaga kedamaian dan membangun wilayah Papua yang lebih maju, ” tegasnya.
Sambutan hangat dan rasa syukur datang dari masyarakat Kampung Dal. Pengurus dan jemaat Gereja Kingmi Injil mengungkapkan betapa berarti bantuan tersebut bagi mereka. Gereja ini bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu memperbaiki gereja kami. Kehadiran mereka memberikan semangat dan menunjukkan bahwa kami tidak sendiri, ” ungkap salah seorang tokoh jemaat dengan penuh haru.
Melalui aksi nyata dalam karya bakti ini, Yonif 200/Bhakti Negara kembali membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukanlah sekadar slogan. Di tengah tantangan geografis Papua Pegunungan, semangat gotong royong antara prajurit dan warga menjadi modal berharga dalam membangun kehidupan yang harmonis, aman, dan sejahtera.
(PERS)


















































