Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi, bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meresmikan pembangunan peternakan sapi perah terpadu berskala besar di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes pada Senin (20/7).
Peternakan terpadu di lahan 710 hektare tersebut akan diisi sekitar 30.000 ekor sapi perah, lengkap dengan fasilitas pengolahan susu, pengolahan limbah kotoran menjadi biogas dan pupuk, serta sentra pakan ternak. Diperkirakan nilai investasi peternakan sapi perah terpadu tersebut mencapai Rp1,2 triliun.
Dibangun oleh PT Global Dairi Bersama, pembangunan peternakan ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang turut dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, dan CEO Saviora Group, Ihsan Mulia Putri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan peternakan dan pabrik susu terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara. Jadi Jawa Tengah akan lebih swasembada pangan terkait dengan produksi susu. Apalagi didukung juga oleh Menteri Pertanian," kata Gubernur Ahmad Luthfi usai acara.
Investasi ini diprediksi mendorong Jateng sebagai pusat industri industri persusuan nasional. Saat ini, populasi sapi perah di Jateng sekitar 77.566 ekor dengan produksi susu sekitar 78.465 ton per tahun, dengan kebutuhan susu mencapai sekitar 94.730 ton per tahun.
Ahmad Luthfi optimistis, produksi susu dari peternakan tersebut akan menutup kebutuhan susu di Jawa Tengah dan nasional.
"Kebutuhan di Jawa Tengah jelas akan sangat tercukupi dengan adanya investasi ini. Jadi selama ini kita masih membutuhkan susu hampir sekitar 22 ribu ton per tahun, itu masih kita ambil dari provinsi lain. Kalau nanti ini berdiri, sudah berlebih-lebih kita untuk kebutuhan susunya," katanya.
Adapun keberadaan PT Global Dairi Bersama juga diyakini dapat mengembangkan investasi wilayah Jateng, yang selama ini sudah banyak dilirik investor karena kondusivitas wilayah, perizinan yang mudah, serta tenaga kerja yang kompetitif.
"Jadi, Jateng sekarang sedang menjadi pusatnya investasi. Baik itu industri padat karya maupun padat modal. Nah, (peternakan) ini termasuk padat modal, satu sisi mengembangkan investasi yang besar sekali, sisi lainnya memberdayakan masyarakat sekitar," tambah Ahmad Luthfi.
CEO Saviora Group, Ihsan Mulia Putri, mengatakan bahwa groundbreaking dan pendirian PT Global Dairi Bersama merupakan komitmen untuk mendukung upaya pemerintah terkait swasembada susu nasional.
Ia pun menyampaikan optimsime, bahwa peternakan sapi perah terpadu ini akan melahirkan ekosistem industri susu yang mandiri dan kompetitif, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif di wilayah pedesaan Jateng.
"Kami memilih Brebes di Jawa Tengah karena melihat potensi agraris yang luar biasa, dan etos kerja masyarakatnya yang tinggi, serta dukungan dari Gubernur dan Bupati yang positif," ujarnya.
Menurut Ihsan Mulia Putri, dari 30.000 ekor sapi perah yang ada di peternakan tersebut akan menghasilkan sekitar 180.000 ton susu segar per tahun. Jumlah tersebut akan mengangkat peringkat Jawa Tengah menjadi daerah produsen susu terbesar kedua nasional.
"30.000 ekor sapi itu berarti menambah 32 persen populasi sapi perah di Jawa Tengah, kemudian kenaikan produksi susu segar sekitar 18-20 persen," katanya.
Dalam praktiknya, PT Global Dairi Bersama menyatakan akan menjalin kemitraan dengan petani atau peternak di sekitar. Ada tiga bentuk kemitraan yang telah disiapkan, yaitu kemitraan sapi pejantan yang akan dijadikan sapi pedaging, kemitraan sapi perah yang menghasilkan di bawah 15 liter per hari untuk dikelola masyarakat dan susunan dijual ke peternakan, kemudian kemitraan untuk produksi pakan.
Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, kebutuhan susu nasional terus melonjak seiring dengan peningkatan kebutuhan pemenuhan gizi masyarakat. Untuk itu, Amran mendorong Jateng agar bisa berswasembada susu untuk memenuhi kebutuhan nasional.
Amran sepakat, bahwa skema yang dijalankan PT Global Dairi Bersama dapat mendukung Jateng memenuhi target swasembada susu.
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google

19 hours ago
7

















































