PANIAI - Hasil bumi warga Kampung Pasir Putih, Distrik Ekadide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, laris dibeli prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir. Aksi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, Rabu (19/8/2026).
Para prajurit membeli beragam hasil pertanian dan perkebunan yang dijajakan warga, mulai dari sayur-mayur, umbi-umbian, buah-buahan hingga hasil kebun lainnya.
Kegiatan sederhana itu mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama mama-mama Papua yang mengandalkan hasil kebun sebagai salah satu sumber pendapatan keluarga.

Bagi Satgas Yonif 2 Marinir, membeli hasil bumi warga bukan sekadar transaksi. Kegiatan tersebut menjadi cara prajurit berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi warga di Kampung Pasir Putih.
Komandan Satgas Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., mengatakan kedekatan antara prajurit dan masyarakat perlu terus dibangun selama pelaksanaan tugas di wilayah Paniai.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat. Selain membantu warga menjual hasil buminya, interaksi seperti ini juga mempererat silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, ” ujar Helilintar.
Prajurit dan Mama-Mama Papua Berbaur
Suasana hangat terlihat ketika prajurit berinteraksi dengan warga. Hasil bumi yang sebelumnya dijajakan masyarakat dibeli langsung oleh personel Satgas.
Bagi warga, kehadiran prajurit yang ikut membeli hasil kebun menjadi dukungan nyata terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Sementara bagi personel Satgas, momen tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat di wilayah penugasan.
Kegiatan di Kampung Pasir Putih itu sekaligus menunjukkan bahwa hubungan TNI dan masyarakat dapat dibangun melalui hal-hal sederhana: berinteraksi, saling membantu dan ikut menggerakkan ekonomi warga.
Dari Ekadide, kedekatan prajurit dengan masyarakat kembali terlihat. Hasil bumi dibeli, ekonomi warga bergerak, hubungan TNI dan rakyat semakin erat.
(PERS)

















































