Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat suara soal kasus cibiran seorang dokter terhadap unggahan pasien BPJS Kesehatan di media sosial Threads @yurizaltrich yang belakangan meninggal dunia.
Kemenkes lewat pernyataan resminya menyayangkan pernyataan dokter yang diketahui bernama Elda Putri Rahardini lewat akun @erudarahaadini itu.
"Kemenkes menyayangkan beredarnya komentar dari sebagian tenaga medis/tenaga kesehatan di media sosial yang terkesan tidak berempati terhadap pasien maupun keluarganya yang sedang," kata Juru Bicara Kemenkes, Aji Muhawarman saat dihubungi, Rabu (5/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenkes, lanjut Aji, mengimbau tenaga kesehatan mestinya mengedepankan empati dan komunikasi yang baik menanggapi peristiwa di masyarakat.
Dia juga mengingatkan agar para tenaga kesehatan harus bijak dalam bermedia sosial. Sebab, katanya, hal itu merupakan bagian dari profesionalisme tenaga medis dan tenaga kesehatan.
Aji mengimbau kepada masyarakat yang menemukan dugaan pelanggaran etik atau profesi yang dilakukan tenaga medis atau kesehatan, sebaiknya dilaporkan ke Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), agar bisa ditindaklanjuti.
"Kami mengimbau agar disampaikan melalui mekanisme pengaduan di Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), sehingga dapat diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
Peristiwa ini bermula dari curhatan seorang pasien melalui akun Threads miliknya, @yurizaltrich pada 22 Juli 2026.
Dalam unggahan itu, pasien mengaku telah menunggu 8 jam dan tak kunjung mendapatkan ruangan untuk mendapatkan perawatan. Ia enggan mengungkap nama rumah sakit tempat ia berobat lantaran mendaftar lewat BPJS Kesehatan.
Hanya saja, unggahan pasien malah mendapat banyak komentar negatif. Tak sedikit yang merespons sinis atau dengan nada menghakimi juga merendahkan.
Dari sejumlah informasi dan temuan warganet, komentar-komentar nirempati pada unggahan @yurizaltrich beberapa di antaranya dilayangkan oleh akun milik tenaga kesehatan atau dokter.
Salah satu akun itu adalah @erudarahaadini, milik Elda Putri Rahardini yang disebut-sebut sebagai salah seorang dokter di RSUP Dr Sardjito. Dia pun meminta maaf dan mengakui komentarnya tidak pantas. Hingga pada Sabtu (1/8), pasien dikabarkan meninggal. Unggahan @yurizaltrich pun langsung jadi sorotan.
(thr/dal)

1 hour ago
3















































