YAHUKIMO - Di tengah hamparan alam pedalaman Yahukimo yang mempesona namun penuh tantangan, prajurit TNI Angkatan Laut dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir membuktikan bahwa kehadiran mereka bukan semata menjaga garis batas negara. Sabtu, (14/3/2026), menjadi saksi bisu bagaimana sentuhan kemanusiaan para Marinir mampu merajut kedekatan tak ternilai dengan masyarakat Kampung Keikey, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Bukan sekadar menjalankan rutinitas patroli, para prajurit ini dengan ikhlas menyempatkan diri untuk menyapa, mendengarkan, dan berbagi cerita dengan setiap warga yang mereka temui di sepanjang perjalanan. Momen paling mengharukan tercipta ketika seorang prajurit tak ragu mendekati seorang bapak yang tengah beristirahat, kelelahan usai mengangkut kayu dari dalam hutan. Percakapan sederhana itu membuka pintu komunikasi, di mana sang bapak dengan lugas menceritakan lika-liku kehidupan sehari-hari serta berbagai hambatan yang kerap menghadang di tanah para leluhur.
Kehangatan interaksi tersebut menjadi jembatan emosional yang mempererat hubungan antara garda terdepan bangsa dengan denyut nadi masyarakat pedalaman. Sebagai wujud nyata kepedulian, tak lupa para prajurit Marinir menyerahkan bantuan sembako yang sangat berarti bagi warga. Sambutan penuh syukur dan senyum bahagia yang terpancar di wajah mereka menjadi bukti betapa kehadiran aparat negara yang peduli sungguh dirasakan.

“Kegiatan komunikasi sosial seperti ini adalah inti dari pendekatan humanis kami dalam membangun kedekatan sejati dengan masyarakat di wilayah penugasan, ” tegas Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla.
Ia menambahkan, kehadiran prajurit di tengah masyarakat lebih dari sekadar tugas pengamanan, melainkan sebuah misi untuk menjalin komunikasi harmonis dan memberikan manfaat konkret bagi kehidupan warga. Kepercayaan yang terbangun dari kedekatan ini, menurutnya, adalah pondasi penting.
Letkol Marinir T. Pristiyanto juga tak lupa memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan profesionalisme seluruh prajurit Satgas yang tak kenal lelah bertugas di tanah Papua.
“Saya selalu menekankan kepada seluruh prajurit untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dan memegang teguh prosedur operasional di setiap langkah tugas lapangan, ” tuturnya.
Melalui pendekatan yang mengedepankan kemanusiaan dan jalinan komunikasi yang tulus, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir meneguhkan komitmennya untuk terus hadir di setiap denyut kehidupan masyarakat. Kehadiran mereka tidak hanya menebar rasa aman, tetapi juga mempererat tali persaudaraan demi terwujudnya Papua yang senantiasa aman, damai, dan sejahtera bersama. (PERS)


















































