Magetan. - Dalam satu dekade terakhir, tren hidup sehat memang semakin meningkat, kawasan olehraga tetap ramai bahkan saat puasa, Hal tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya olahraga semakin baik. Sahur Run menjadi simbol bahwa Ramadan tidak indentik dengan pasif.hal tersebut dilakukan oleh komunitas playon Kecamatan Barat Kabupaten Magetan, Minggu (01/03/26)
Bati Tuud Koramil Tipe B 0804/08 Barat Serma Suwandi mengatakan, bulan suci Ramadan 1447 H ini bisa menjadi momen untuk melatih disiplin, manejemen energi dan konsisten bawa beberapa acara Sahur Run dapat digabungkan dengan unsur amal artinya, pelari tidak hanya menjaga kebugaran tetapi juga berbagi dengan sesama. Kombinasi olahraga dan nilai sosial akan lebih membuat Sahur Run terasa lebih bermakna, Ujarnya
Partisipasi prajurit TNI dalam ajang lari Sahur Run terbukti memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan gelora dan motivasi para peserta. Kehadiran personil Meliter tidak hanya menjadi simbol disiplin tetapi juga Mempererat kedekatan dengan masyarakat melalui olahraga.
Sebelum melakukan lari para peserta di cek kesehatannya oleh tim medis serta melakukan pemanasan agar tidak terjadi resiko cedera atau lainnya untuk menempuh jarak sejauh 5 Km, Dengan pengamanan dari Personil Koramil Tipe B 0804/08 Barat dan Anggota Polsek kegiatan berjalan dengan kondusif dan aman.
TNI AD secara aktif menggunakan olahraga sebagai ajang pencarian bakat (talent scouting) dan pembentukan karakter bagi pemuda-pemudi Indonesia untuk direkrut menjadi prajurit, pendekatan ini bertujuan untuk mencari calon berkualitas yang memiliki kebugaran fisik prima, kedisiplinan dan prestasi. (R.8)


















































