Pelaku Mutilasi Gay di Depok Pernah Jadi Guru Matematika dan Masuk TV

5 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengungkap identitas Saepul (26), penyuka sesama jenis alias gay juga pelaku mutilasi terhadap pria berinisial K (51) yang jasadnya ditemukan dalam sebuah karung di sebuah lahan kosong, Selasa (4/8).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, Saepul sehari-hari kini berjualan pisang cokelat di Stasiun Pondok Cina, Kota Depok.

"Yang bersangkutan benar berdagang," kata Budi seperti dikutip dari Detik.com, Sabtu (8/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, sebelum berjualan, Saepul disebut pernah menjalani sejumlah profesi. Masih dikutip dari Detik, sebuah video lama juga pernah memperlihatkan Saepul menjadi peserta ajang pencarian bakat di sebuah program stasiun televisi.

Dalam video itu, Saepul mengikuti ajang tersebut untuk membantu meringankan ibunya yang berjualan sayuran di pasar.

"Betul, itu dia. Ada di akun TikTok dia juga," kata Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendara.

Selain itu, Saepul juga pernah menjadi guru matematika di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di Pandeglang, Banten. Karena itu, usai melakukan aksinya, dia sempat melarikan diri ke Pandeglang.

"Menurut pengakuan tersangka, sempat jadi guru matematika di sekolah SMP di Pandeglang, Banten, tetapi sudah tidak," kata Dimitri.

Menurut polisi, Saepul sudah merencanakan aksi pencurian barang korban hingga pembunuhan. Dia kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Saepul dijerat dengan pasal terkait pembunuhan berencana. Atas ulah kejinya itu, Saepul terancam hukuman mati.

Korban dan pelaku ketemu di aplikasi LGBT

Dari hasil penyidikan, terungkap pelaku dan korban berkenalan dari aplikasi penyuka sesama jenis alias LGBT.

"Pengecekan handphone milik tersangka bahwa tersangka tergabung dalam grup (komunitas gay). Untuk perkenalan awal (pelaku dan korban) memang lewat aplikasi sosmed Hornet," kata Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika kepada wartawan, Kamis (6/8).

Baca berita lengkapnya di sini.

(thr/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |