Pendekatan Humanis Satgas Yonif 613/Raja Alam Berbuah Hasil, Lima Anggota OPM Kodap XXVIII Ikrar Setia kepada NKRI

10 hours ago 7

PUNCAK JAYA - Pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 613/Raja Alam diklaim membuahkan hasil. Sebanyak lima anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XXVIII/Yambi-Maewoluk menyatakan keluar dari kelompok tersebut dan mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (25/6/2026).

Prosesi ikrar berlangsung khidmat dan disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta aparat keamanan. Momen tersebut menjadi simbol komitmen kelima mantan anggota OPM untuk kembali menjalani kehidupan bermasyarakat dalam bingkai NKRI.

Keberhasilan tersebut disebut merupakan hasil komunikasi intensif yang dibangun Satgas Yonif 613/Raja Alam melalui operasi teritorial, patroli keamanan, serta pendekatan sosial kepada masyarakat di Distrik Mewoluk hingga Ilamburawi.

Selain melibatkan prajurit TNI, proses tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat yang mendorong terciptanya dialog secara damai.

Dalam prosesi tersebut, lima eks anggota OPM membacakan ikrar kesetiaan kepada NKRI di hadapan para tamu undangan. Mereka kemudian mencium Sang Merah Putih sebagai simbol tekad meninggalkan kelompok bersenjata dan kembali menjadi bagian dari masyarakat Indonesia.

Suasana haru terlihat ketika para mantan anggota OPM mendapat pelukan dari prajurit TNI dan keluarga yang hadir sebagai bentuk penerimaan dan semangat untuk memulai kehidupan baru.

Komandan Satgas Yonif 613/Raja Alam, Letkol Inf Alim Sa'adi, mengatakan pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kemanusiaan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat.

"Kami percaya setiap warga negara memiliki kesempatan untuk kembali dan membangun masa depan yang lebih baik. Karena itu, Satgas selalu mengedepankan pendekatan persuasif, dialog, dan kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas. Harapan kami, Papua semakin aman sehingga masyarakat dapat hidup damai dan sejahtera, " ujar Letkol Inf Alim Sa'adi. Sabtu (27/6/2026).

Ia menambahkan bahwa kehadiran Satgas tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan wilayah, tetapi juga mendukung terciptanya stabilitas yang dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, mengapresiasi upaya yang dilakukan seluruh pihak dalam menciptakan suasana yang kondusif di wilayahnya.

"Pemerintah daerah menyambut baik langkah ini dan siap mendukung proses pembinaan agar mereka dapat kembali beraktivitas secara normal di tengah masyarakat. Sinergi seluruh elemen menjadi kunci untuk mewujudkan Puncak Jaya yang aman dan terus berkembang, " kata Yuni Wonda.

Pemerintah daerah berharap langkah tersebut dapat menjadi momentum memperkuat rekonsiliasi sosial di Kabupaten Puncak Jaya. Dengan situasi keamanan yang semakin kondusif, pembangunan infrastruktur, pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi meningkatkan kesejahteraan warga Papua.

(PERS)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |