MOROWALI, Sulawesi Tengah— Wujud sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pihak swasta kembali terlihat di wilayah Kecamatan Bahodopi. Personel Koramil 1311-09/Bahodopi yang dipimpin Pelda Aris Prayogo bersama TNI AL, Polairud, Polsek Bahodopi, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), BUMDes Fatufia, dan Pemerintah Kecamatan Bahodopi melaksanakan kegiatan Karya Bhakti pembersihan sampah di kawasan wisata Pulau Langala, Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Kapten Laut (P) Sudjito, Pelda Aris Prayogo, Serma Ismail K, Aipda Untung, Salim Abdullah (Staf Kecamatan Bahodopi), Tomi (Manager Divisi CSR PT IMIP), dan Ardi (Perwakilan Departemen Lingkungan PT IMIP).
Sebanyak puluhan personel dari berbagai unsur terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 10 personel Koramil 1311-09/Bahodopi, 20 personel Pos TNI AL, 10 anggota Polsek Bahodopi, 5 perwakilan dari PT IMIP, serta 15 orang dari pihak Kecamatan, Pemerintah Desa, dan masyarakat Fatufia.

Karya Bhakti ini difokuskan pada pembersihan sampah plastik, ranting kayu, serta limbah lainnya yang terbawa arus laut dan berpotensi mencemari kawasan pesisir Pulau Langala. Seluruh peserta tampak antusias dan bekerja sama membersihkan area pantai hingga ke titik-titik yang sering dijadikan lokasi wisata oleh masyarakat.
Pelda Aris Prayogo menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam menjaga kelestarian ekosistem laut serta mendukung sektor pariwisata di wilayah Bahodopi.
“Kebersihan lingkungan, khususnya kawasan wisata, merupakan tanggung jawab bersama. Diperlukan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat agar keindahan Pulau Langala tetap terjaga, ” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan dan memperkuat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat. Melalui semangat gotong royong, seluruh pihak diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, perwakilan dari PT IMIP, Tomi, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia menyebut kegiatan seperti ini selaras dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan industri.
Melalui kegiatan Karya Bhakti ini, Pulau Langala diharapkan tetap menjadi destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan lestari. Upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak positif tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar wilayah pesisir Bahodopi.


















































