Jakarta, CNN Indonesia --
Satgas Operasi Damai Cartenz menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Yahukimo menjadi dalang penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Papua pada Rabu (11/2) kemarin.
"Pelaku KKB yang dari Yahukimo. KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah," ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo saat dikonfirmasi, Kamis (12/2).
Kendati demikian, ia masih belum mengungkap identitas pelaku penembakan. Yusuf mengatakan saat ini tim gabungan masih memburu para pelaku tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih diburu," ujarnya.
Berdasarkan hasil pendalaman awal, aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin ELKIUS KOBAK.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menyebut pesawat Cessna dengan nomor registrasi PK-SNR tersebut terbang dari Bandara Tanah Merah pada pukul 10.35 WIT dengan tujuan Koroway Batu.
Setibanya di lokasi tujuan, kata dia, pesawat yang diawaki oleh Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro ditembaki kelompok tak dikenal.
"Sekitar Pukul 11.00 WIT, Polres Boven Digoel telah menerima informasi dari kantor Bandara Tanah Merah di, bahwa telah terjadi penembakan di Bandara Koroway Batu," tuturnya.
Ia menjelaskan aksi penembakan terjadi dari arah hutan samping area Bandara Koroway Batu. Cahyo menyebut kedua Pilot dan Kopilot pesawat tersebut dipastikan tewas dalam insiden penembakan.
"Pada pukul 13.27 WIT, Polres Boven Digoel mendapat informasi adanya korban jiwa akibat penyerangan yaitu dua orang yang diduga adalah Pilot dan Kopilot," jelasnya.
(tfq/dal)

3 hours ago
2

















































