Polri Bentuk Satgas Asri usai Prabowo Perintahkan Korve

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Mabes Polri membentuk Satgas Asri usai Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar TNI-Polri untuk melakukan kerja bakti atau korve membersihkan sampah.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan Satgas Asri (Aktif, Sehat, Ramah dan Indah) itu nantinya akan dipimpin oleh Kakor Binmas Baharkam Polri Irjen Kalingga Rendra.

Ia menjelaskan pembentukan Satgas Asri dilakukan untuk menumbuhkan kebiasaan hidup sehat serta kepedulian terhadap lingkungan kerja. Nantinya, kata dia, Satgas Asri akan dibentuk dari tingkat Polsek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kapolri ingin menegaskan bahwa Asri bukan sekadar slogan. Pesan yang ingin ditegaskan adalah kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal-hal sederhana dan dari tempat kita bekerja setiap hari," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2).

Isir menambahkan hal ini juga sebagai tindaklanjut dari arahan Presiden dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di SICC beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, ia menyebut Polri juga memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karenanya, penerapan prinsip ramah lingkungan harus dimulai dari internal institusi melalui langkah-langkah konkret.

"Gerakan Asri bukan sekadar program simbolik, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja Polri sehari-hari," jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Isir mengatakan Satgas Asri telah memberikan empat arahan bagi seluruh jajaran Korps Bhayangkara. Pertama, setiap personel wajib membersihkan lingkungan kerja satu jam sebelum memulai aktivitas kedinasan.

Kedua, setiap satuan kerja wajib melaksanakan korve atau kerja bakti minimal satu minggu sekali di area Mako dan lingkungan sekitarnya.

Ketiga, acara periodik mengajak kelompok masyarakat untuk bersama-sama membersihkan fasilitas umum sebagai bentuk sinergi Polri dengan masyarakat.

"Keempat melaksanakan langkah-langkah ramah lingkungan seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, serta penataan ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan," tuturnya.

Tak hanya itu, para pimpinan di setiap satuan kerja juga diminta aktif mengerahkan personel dalam kegiatan peduli lingkungan, termasuk kerja bakti, penanaman pohon serta pengelolaan sampah.

"Upaya ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan sebagaimana ditekankan oleh Presiden," katanya.

(tfq/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |