Prajurit Yonif 742/SWY Bangun Kedekatan Lewat Komsos di Lanny Jaya

20 hours ago 9

LANNY JAYA - Di tengah gemuruh tugas menjaga kedaulatan bangsa, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema justru memilih merajut kedekatan dengan masyarakat. Pada Sabtu (22/8/2026), langkah mereka terhenti di Kampung Tumbubur, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Bukan sekadar patroli keamanan, namun sebuah misi menyapa dan hadir bagi warga.

Di bawah terik matahari Papua, semangat kebersamaan terasa hangat. Komandan Tim (Dantim) 1 Sertu Antonius Florence Pera bersama sepuluh personelnya tak ragu turun tangan membantu membersihkan honai milik warga. Momen sederhana ini menjadi jembatan hati, membuka percakapan hangat dengan Bapa Nigro saat ia beraktivitas di kebunnya.

Kegiatan yang dipimpin oleh Pos TK Tumbubur ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata komunikasi sosial (Komsos) dan pembinaan teritorial (Binter) terbatas. Kehadiran mereka disambut senyum tulus, menciptakan suasana akrab yang melebihi batas seragam dan warga.

“Kehadiran kami di Kampung Tumbubur bukan semata-mata untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga untuk hadir sebagai keluarga bagi masyarakat. Kami menyapa Bapa Nigro, membantu membersihkan lingkungan honai miliknya, dan berinteraksi langsung. Kami bersyukur masyarakat sangat senang dan merasa terbantu dengan kehadiran aparat keamanan di kampung mereka, ” ujar Komandan Pos TK Tumbubur, Lettu Inf Mahandiva Archi Arahman, S.Tr.(Han).

Pendekatan humanis inilah yang menjadi denyut nadi tugas prajurit. Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan pentingnya merebut hati dan pikiran rakyat sebagai kunci keberhasilan.

“Tugas pokok kita adalah menjaga kedaulatan dan keamanan negara. Namun, merebut hati dan pikiran rakyat adalah kunci keberhasilan tugas tersebut. Pendekatan yang humanis melalui Komsos dan Binter Terbatas harus terus diintensifkan, ” tegas Dedi.

Ia menambahkan, komunikasi dua arah adalah fondasi utama. Meski demikian, tantangan tak luput dihadapi, seperti sebagian warga yang masih tertutup dan kendala bahasa. Namun, semangat untuk terus membangun kepercayaan dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Distrik Kuyawage tak pernah padam.

(PERS)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |