Rumah Pengungsi Banjir Tapteng Dibobol, Jejak Maling Muncul di Lumpur

3 hours ago 1

Medan, CNN Indonesia --

Dua pria berinisial JG (27) dan WS (24) ditangkap aparat Satreskrim Polres Tapanuli Tengah setelah mencuri barang-barang milik warga yang mengungsi akibat banjir bandang di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Tengah, Iptu Dian, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari laporan korban, Ledy Risnawati Sitompul, dengan nomor LP/B/562/XII/2025/SPKT/Polres Tapanuli Tengah.

Peristiwa pencurian itu diketahui terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban kembali ke rumahnya untuk memeriksa kondisi bangunan dan barang-barang setelah banjir bandang melanda kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setibanya di lokasi, korban mendapati jendela kamar rumahnya dalam keadaan rusak dan teralis besi telah dibobol," kata Iptu Dian, Senin (23/2).

Saat memasuki rumah yang masih dipenuhi lumpur sisa banjir, korban menemukan banyak jejak kaki mencurigakan. Setelah dicek lebih lanjut, sejumlah barang berharga telah hilang, di antaranya telepon genggam, laptop, dan jam tangan.

"Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materil mencapai puluhan juta rupiah," jelasnya.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan, kecurigaan mengarah kepada dua pria yang sebelumnya terlihat berada di sekitar lokasi saat permukiman dalam kondisi sepi karena aliran listrik dan air masih terputus pascabencana.

"Polisi akhirnya meringkus dua orang tersangka, yakni JG (27), dan WS (24). Salah satu tersangka, yakni WS, saat ini diketahui sudah menjalani penahanan di Polres Tapteng terkait perkara tindak pidana lainnya yang terjadi di waktu yang berdekatan," ungkap Iptu Dian.

Saat ini para tersangka sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan.

"Polres Tapanuli Tengah mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan, terutama di wilayah yang sedang dalam pemulihan pascabencana," paparnya.

(fnr/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |