Rumah Sumiin Jadi Sasaran RTLH Satgas TMMD Kodim Kediri

6 days ago 5

Kediri, - Selama bertahun-tahun, Sumiin (49) terbiasa mendengar suara angin menyusup dari celah dinding sesek bambu rumahnya di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Jika hujan turun deras, ia dan keluarganya harus bersiap dengan ember untuk menampung air yang merembes.

Rumah itu adalah peninggalan orang tuanya sekitar 20 tahun lalu. Tak pernah direnovasi besar-besaran, karena bagi Sumiin, memenuhi kebutuhan makan sehari-hari jauh lebih mendesak.

“Saya kerja sebagai blandong kayu. Sehari paling dapat sekitar Rp 100.000. Itu cukup untuk makan empat sampai lima orang hari itu saja, ” ujarnya, Jumat (06/03/2026).

Ia memiliki tiga anak. Anak pertamanya telah menikah dan masih tinggal bersamanya, sementara dua lainnya masih bersekolah. Dengan penghasilan yang habis untuk kebutuhan harian, ia tak pernah memiliki simpanan untuk memperbaiki rumah. “Yang penting keluarga bisa makan, saya sudah merasa cukup, ” katanya.

Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD ke-127 Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos M.A.P, mengatakan, program rehabilitasi rumah tidak layak huni menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan TMMD.

“Melalui TMMD, kami ingin memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Rumah yang layak adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, ” kata Dhavid. (*)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |