Safari Antang: Prajurit dan Warga Bulapa Jalin Kekeluargaan di Honai Papua

22 hours ago 7

INTAN JAYA - Di tengah kehangatan Kampung Bulapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, sebuah inisiatif menyentuh hati tengah bergulir. Para prajurit dari Satgas Batalyon Infanteri 631/Antang tak sekadar menjalankan tugas, melainkan merajut keakraban melalui program 'Safari Antang'. Kegiatan ini membuka ruang dialog tulus antara para penjaga keamanan dan mama-bapa Papua, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat pada Senin (2/3/2026).

Dipimpin langsung oleh Komandan Pos setempat, langkah kaki para personel Satgas terasa akrab menyusuri setiap sudut kampung. Mereka dengan rendah hati memasuki satu honai ke honai lainnya, bukan untuk memeriksa, melainkan untuk duduk bersama, mendengarkan cerita kehidupan sehari-hari, menyerap setiap aspirasi, hingga mencatat kebutuhan mendesak masyarakat. Pendekatan personal ini terbukti efektif dalam membangun jembatan komunikasi yang kokoh, tanpa sekat yang menghalangi.

Komandan Satgas Yonif 631/Antang, Letkol Inf Andy Darnianto, S.E., S.I.P., menegaskan esensi dari safari ini. Ia menekankan bahwa ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan wujud nyata dari komitmen mendalam untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Baginya, kehadiran prajurit di tengah masyarakat adalah tentang membangun rasa memiliki dan kebersamaan.

"Kami datang bukan hanya sebagai prajurit, tapi sebagai keluarga. Kalau ada kesulitan, sampaikan kepada kami. Kita jaga kampung ini bersama, kita jaga kedamaian ini bersama. Karena Papua aman dan maju, itu harapan kita semua, " ungkapnya dengan tulus.

Tak hanya berbagi cerita, para prajurit juga turut menyalurkan bantuan sederhana sebagai bentuk kepedulian tulus. Namun, bagi warga, makna terdalam dari kunjungan ini adalah perhatian dan kebersamaan yang mereka rasakan secara langsung. Sentuhan kemanusiaan inilah yang paling berharga.

Lois (57), seorang tokoh masyarakat Bulapa tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pendekatan humanis yang ditunjukkan oleh Satgas.

"Kami senang bapak-bapak TNI datang duduk bersama kami di honai. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri, " tuturnya dengan senyum lebar.

'Safari Antang' kini menjadi lebih dari sekadar program. Ini adalah simbol nyata bahwa kehadiran aparat negara melampaui sekadar aspek keamanan. Ini adalah tentang merajut kembali benang-benang hubungan sosial dan emosional dengan masyarakat. Melalui setiap sapaan hangat dari honai ke honai, tertanamlah rasa aman, kenyamanan, dan persaudaraan yang semakin mengakar kuat di tanah Papua.

(Wartamiliter)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |