YAHUKIMO - Komitmen TNI dalam membangun kedekatan dengan masyarakat Papua terus diwujudkan melalui pendekatan humanis. Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir kembali turun langsung ke tengah masyarakat dengan menggelar kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di Kampung Kokamu, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (9/6/2026).
Tidak sekadar menjalankan tugas pengamanan wilayah, para prajurit Marinir menyambangi rumah-rumah warga untuk berdialog, mendengarkan aspirasi, serta mempererat hubungan kekeluargaan yang selama ini telah terjalin dengan masyarakat setempat.

Kehadiran personel Satgas di kampung tersebut disambut hangat oleh warga. Suasana akrab terlihat saat prajurit berbincang santai dengan masyarakat yang berkumpul di halaman rumah, berbagi cerita mengenai kehidupan sehari-hari hingga berbagai harapan untuk kemajuan kampung mereka.
Komsos Jadi Jembatan Bangun Kedekatan
Bagi Satgas Yonif 5 Marinir, komunikasi sosial bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana penting untuk membangun kepercayaan dan memahami kondisi masyarakat secara langsung.
Melalui interaksi yang terjalin dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, prajurit dapat mengetahui berbagai kebutuhan warga, sekaligus memperkuat hubungan emosional yang menjadi fondasi terciptanya stabilitas dan keamanan wilayah.
"Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan mereka. Dengan komunikasi yang baik, hubungan antara TNI dan masyarakat akan semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman dan harmonis, " ujar salah satu personel Satgas di sela kegiatan.
Menurut warga, kehadiran prajurit Marinir yang rutin berkunjung ke kampung memberikan rasa nyaman karena masyarakat dapat menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung.
Pendekatan Humanis Perkuat Persaudaraan
Kegiatan yang berlangsung di Kampung Kokamu tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana pendekatan humanis mampu mempererat hubungan antara aparat negara dan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Yogolime, salah seorang tokoh masyarakat setempat mengaku senang dengan kehadiran personel Marinir yang selama ini aktif menjalin komunikasi dan membantu masyarakat.
"Kami merasa dekat dengan bapak-bapak Marinir karena mereka sering datang berdialog dengan warga. Kehadiran mereka membuat hubungan kami semakin baik dan penuh rasa kekeluargaan, " ungkapnya.
Kedekatan yang terbangun melalui komunikasi sosial dinilai menjadi modal penting dalam menciptakan suasana yang kondusif, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Dansatgas Tekankan Profesionalisme Prajurit
Secara terpisah, Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terus menjalankan tugas dengan profesional dan penuh dedikasi.

"Saya mengapresiasi seluruh prajurit yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Tetap tingkatkan kesiapsiagaan, disiplin, dan selalu mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah penugasan, " tegas Letkol Pristiyanto.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tugas di Papua tidak hanya ditentukan oleh aspek keamanan, tetapi juga kemampuan prajurit dalam membangun komunikasi dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Melalui kegiatan komunikasi sosial yang berkelanjutan, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir berharap hubungan persaudaraan dengan masyarakat Yahukimo semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan penuh kebersamaan di Papua Pegunungan.
(PERS)


















































