INTAN JAYA - Suasana penuh kehangatan menyelimuti Gereja GKII Pogapa di Distrik Homeyo, Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (16/11/2025). Kehadiran personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) TK Pogapa tidak hanya sebagai penjaga, namun lebih sebagai sahabat karib yang berbagi sukacita dan kepedulian mendalam.
Usai khidmat mengikuti ibadah bersama, momen kebersamaan semakin terasa ketika personel Satgas menyajikan layanan kesehatan gratis. Tak hanya itu, senyum merekah di wajah jemaat saat menerima bingkisan makanan ringan berupa roti, biskuit, dan minuman. Bagi warga pedalaman yang seringkali kesulitan mengakses fasilitas medis, uluran tangan ini menjadi penyejuk hati yang tak ternilai.
Komandan TK Pogapa, Kapten Inf Kresna Cakra Wijaya, S.Tr.(Han), menegaskan esensi kehadiran Satgas yang melampaui tugas pengamanan semata. Ia mengungkapkan komitmen mendalam untuk menjadi mitra kemanusiaan sejati bagi masyarakat.

"Kami ingin membantu masyarakat di sini meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka. Kehadiran kami bukan semata menjalankan tugas operasi, tapi juga membawa manfaat nyata, " kata Kapten Inf Kresna Cakra Wijaya.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua Klasis Distrik Homeyo, Bapak Darius Bagau (61), yang begitu bersyukur atas peran Satgas dalam kegiatan rohani dan sosial ini. Baginya, ini adalah bukti nyata kepedulian yang menyentuh berbagai aspek kehidupan.
"Kami sangat berterima kasih. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli pada kehidupan rohani, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat kami, " ujar Bapak Darius Bagau.
Bapak Darius menambahkan, momen seperti ini semakin mengukuhkan ikatan erat antara TNI dan masyarakat Pogapa. Ia berharap sinergi positif ini terus berlanjut, membawa ketenangan dan harapan baru.
"Kami berharap Satgas terus menjadi bagian dari masyarakat di sini. Kehadiran mereka membawa ketenangan dan memberi harapan baru, " tuturnya.
Dukungan kemanusiaan ini semakin diperkuat oleh kehadiran dr. Lettu Ckm Fhandeka Israr, dokter Satgas, yang langsung memberikan pelayanan medis. Ia menyadari besarnya kebutuhan akan layanan kesehatan di wilayah pedalaman.
"Kami senang bisa hadir untuk masyarakat. Banyak warga yang sulit mengakses fasilitas kesehatan, sehingga pelayanan seperti ini sangat mereka butuhkan, " jelas dr. Fhandeka Israr.
Lebih lanjut, dr. Fhandeka menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik selama bertugas, sebagai wujud tanggung jawab moral.
"Kami berkomitmen membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Pogapa. Ini bagian dari tanggung jawab moral kami, " tambahnya.
Kegiatan ibadah bersama, layanan kesehatan, dan pembagian bingkisan makanan ringan ini menjadi cerminan indahnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam merajut kehidupan sosial dan spiritual yang lebih baik. Di balik senyum jemaat Pogapa, terpancar harapan akan keberlanjutan kepedulian ini, menjadi lentera baru bagi masyarakat Papua Tengah.
(jurnalis)


















































