Dalam upaya mempererat tali persaudaraan dan menunjukkan pengabdian tulus kepada masyarakat di garis depan negeri, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonkav 3/AC kembali menghadirkan kehangatan. Kali ini, kepedulian itu terwujud melalui kegiatan berbagi kasih yang dipimpin langsung oleh dokter satgas, Kapten Ckm dr. Freddy Pandiangan, dengan menyerahkan Alkitab kepada jemaat di dua lokasi ibadah yang strategis.
Dua tempat yang menjadi saksi bisu penyaluran kebaikan ini adalah Gereja Protestan GKE Bukit Sion di Badau dan Gereja Katholik Paroki St. Joseph di Seriang. Momen ini bukan sekadar serah terima kitab suci, melainkan sebuah jembatan emosional yang dibangun untuk memperkokoh jalinan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah perbatasan.
Lebih dari sekadar menjaga kedaulatan teritorial, kehadiran Satgas Pamtas kali ini menyentuh aspek mendalam kehidupan spiritual masyarakat. Pembagian Alkitab yang dilakukan secara langsung disambut dengan senyum sumringah dan ungkapan syukur yang mendalam dari para jemaat yang hadir. Ada kehangatan yang terpancar, seolah setiap lembaran Alkitab yang diterima membawa secercah harapan dan penguatan iman.
“Kami ingin berbagi kasih dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat perbatasan, ” ujar Kapten Ckm dr. Freddy Pandiangan, mengungkapkan makna di balik aksi sederhana namun bermakna ini. Ia menekankan bahwa tugas Satgas tidak hanya terbatas pada aspek keamanan fisik, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk turut serta memenuhi kebutuhan sosial dan keagamaan warga.
Para tokoh gereja dan seluruh jemaat tak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas perhatian penuh yang telah diberikan oleh Satgas Pamtas. Mereka berharap inisiatif positif seperti ini dapat terus bergulir, menjadi bukti nyata bahwa negara senantiasa hadir dan peduli terhadap kebutuhan warganya, bahkan di titik terjauh perbatasan.
Melalui kegiatan tali kasih yang penuh makna ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis dan erat antara Satgas Pamtas Yonkav 3/AC dengan seluruh warga di perbatasan. Lebih jauh lagi, aksi ini diharapkan dapat turut memperkokoh fondasi persatuan dan toleransi antarumat beragama, menciptakan kedamaian yang sejati di wilayah yang menjadi garda terdepan bangsa.

















































