Satgas Yonif 742/SWY Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Lanny Jaya, Pengobatan hingga Bantuan Pangan

4 hours ago 1

LANNY JAYA - Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema menggelar patroli keamanan sekaligus aksi kemanusiaan di Kampung Dugu-Dugu dan Desa Mume, Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Sabtu (29/8/2026).

Dalam patroli tersebut, personel Satgas tidak hanya memantau kondisi keamanan wilayah, tetapi juga mendatangi honai-honai warga untuk mendengar keluhan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Pembinaan Teritorial (Binter) terbatas.

Sebanyak 12 personel bersama tenaga kesehatan dikerahkan dalam patroli yang dipimpin Sertu Alexander Febriyanto Pati. Tim bergerak menyambangi masyarakat dan memberikan bantuan sesuai kondisi yang ditemukan di lapangan.

Salah satu momen terjadi ketika tenaga kesehatan lapangan, Prada Abi Mayu, memberikan pengobatan kepada Mama Elis yang mengalami sakit gigi dan gusi bengkak. Tim kesehatan juga memeriksa luka infeksi bernanah pada kepala anak dari Mama Kiun Enembi.

Karena keterbatasan peralatan medis di lapangan, Satgas kemudian berkoordinasi untuk memfasilitasi perawatan lanjutan anak tersebut di Pos Kesehatan TK Andugume.

Aksi kemanusiaan berlanjut ketika tim mendatangi kediaman Mama Urup Murip di Desa Mume. Warga tersebut menyampaikan kondisi kekurangan bahan pangan yang dialami keluarganya di tengah dampak kekeringan.

Mendengar kondisi tersebut, personel Satgas memberikan sebagian logistik ransum punggung yang mereka bawa untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga tersebut.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa keberadaan prajurit di wilayah penugasan harus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kehadiran prajurit TNI di pedalaman Papua bukan sekadar untuk menjaga kedaulatan negara, melainkan harus menjadi solusi atas kesulitan rakyat. Di tengah ancaman bencana kekeringan yang melanda saudara-saudara kita di Lanny Jaya, prajurit harus hadir memberikan perlindungan sekaligus uluran tangan kemanusiaan. Keselamatan dan kesejahteraan masyarakat adalah prioritas kami, ” tegas Dedi.

Sejalan dengan arahan tersebut, Danpos TK Andugume, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, S.Tr.(Han), mengatakan patroli dirancang dengan mengutamakan pendekatan humanis agar prajurit dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Kami menyadari dampak kekeringan sangat menyulitkan warga. Oleh karena itu, tim patroli tidak hanya berpatroli, tetapi turun langsung menyapa, mendengar keluh kesah, dan membantu warga secara langsung di honai-honai mereka, ” jelas Aditya.

Selain membantu masyarakat, personel Satgas juga menghormati kearifan lokal yang berlaku di Desa Mume. Saat patroli, prajurit mematuhi larangan warga untuk tidak melewati jalur sungai tertentu karena aliran air tersebut digunakan masyarakat untuk kebutuhan minum dan memasak.

Pendekatan terhadap masyarakat juga dilakukan secara bertahap. Kapten Aditya mengakui masih terdapat sebagian warga di sekitar Gereja Aneno yang merasa takut atau menghindar ketika berpapasan dengan aparat keamanan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Satgas untuk meningkatkan intensitas interaksi dengan masyarakat.

“Rasa takut itu muncul karena aparat belum secara rutin menyentuh titik-titik tersebut. Ke depan, kami akan mengintensifkan patroli simpatik serta mempererat koordinasi dengan kepala kampung dan pendeta setempat. Kami ingin memastikan masyarakat tahu bahwa TNI hadir untuk melindungi, melayani, dan bersahabat dengan mereka, ” kata Aditya.

Patroli yang berlangsung sejak pagi tersebut berjalan lancar. Seluruh personel Tim Tempur 2 kemudian kembali ke Pos TK Andugume dalam kondisi aman dan lengkap.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran bagaimana tugas pengamanan wilayah dapat berjalan beriringan dengan aksi kemanusiaan. Pengobatan warga, fasilitasi perawatan lanjutan, bantuan pangan, hingga penghormatan terhadap sumber air masyarakat menjadi bagian dari pendekatan Satgas Yonif 742/SWY selama menjalankan tugas di Lanny Jaya.

Di tengah tantangan kekeringan, Satgas Yonif 742/SWY memilih hadir lebih dekat: menjaga keamanan, mendengar keluhan, dan membantu warga yang membutuhkan.

(Agung)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |