TMMD Sengkuyung Tahap III Resmi Dibuka di Semarang, Infrastruktur Gayamsari Jadi Prioritas

6 hours ago 3

SEMARANG - Komitmen membangun dari tingkat kelurahan kembali ditegaskan melalui pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Kota Semarang. Program kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kota Semarang, dan masyarakat itu resmi dibuka di Lapangan Rusun Semarang Hebat, Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Rabu (15/7/2026), dengan fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup warga.

Pembukaan TMMD dipimpin Kolonel Inf Priyo Handoyo, S.Sos., M.Si. dan dihadiri jajaran Forkopimda Kota Semarang, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga yang siap bergotong royong menyukseskan program tersebut.

Dalam sambutannya, Dandim 0733/Kota Semarang menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Semarang atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD yang menjadi salah satu program strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan.

"TMMD adalah wujud nyata semangat sengkuyung atau gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat. Dengan kebersamaan ini, kami ingin menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta meningkatkan kualitas sarana dan prasarana lingkungan, " ujar Kolonel Inf Priyo Handoyo.

Ia berharap seluruh rangkaian pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat di Kelurahan Sawah Besar dan sekitarnya.

Pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, sasaran fisik meliputi peninggian jalan, pavingisasi, pembangunan talud di dua ruas Jalan Dempel Barat, rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)**, serta pembangunan satu paket tandon air lengkap dengan instalasinya di Mushola Al Hidayah.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat, di antaranya pemeriksaan kesehatan, keluarga berencana (KB), administrasi kependudukan, donor darah, bantuan sosial, penyuluhan wawasan kebangsaan, pelatihan keterampilan, edukasi ketenagakerjaan, hingga penguatan ketahanan keluarga.

Program ini juga diperkuat dengan kegiatan pemberdayaan ekonomi dan pelestarian lingkungan melalui bazar UMKM, pasar pangan murah, edukasi ketahanan pangan, pembagian bibit tanaman, perpustakaan keliling, serta gerakan penanaman pohon.

"Keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kemandirian masyarakat. Kami berharap seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi menjaga dan merawat hasil pembangunan ini, " tegas Kolonel Priyo Handoyo.

Sebagai penutup rangkaian pembukaan TMMD, dilakukan penyerahan bantuan paket sembako kepada warga dan penanaman pohon sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Melalui TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, sinergi antara TNI, Pemerintah Kota Semarang, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat pembangunan wilayah, meningkatkan kesejahteraan warga, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

(Agung)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |