Usut Laporan Mama Sinta, Polisi Bakal Periksa Pembuat Film Pesta Babi

12 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi masih menyelidiki laporan yang dilayangkan Yasinta Moiwend atau biasa dikenal Mama Sinta terkait film 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita'.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pihaknya melakukan konfirmasi terhadap sejumlah pihak yang memiliki keterkaitan dengan laporan tersebut.

Disampaikan Iman, pemanggilan sudah berjalan. Namun, ia tak membeberkan siapa saja pihak yang telah dan akan dimintai keterangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai dengan hari ini masih terus melakukan penyelidikan dengan melakukan konfirmasi terhadap pihak-pihak yang ada keterkaitan dengan apa yang disampaikan oleh Mama Sinta di dalam laporannya," kata Iman di Polda Metro Jaya, Selasa (9/6).

Iman menyebut pihaknya juga akan memanggil pihak pembuat film Pesta Babi tersebut. Namun, Iman belum membeberkan siapa yang akan dimintai keterangan dan kapan pemeriksaan dilakukan.

"Begitupun juga terhadap pihak-pihak yang terkait dalam pembuatan film di mana Mama Sinta terdapat di dalamnya," ujarnya.

Sebelumnya, Yasinta Moiwend atau biasa dikenal Mama Sinta melaporkan Ketua LBH Papua Merauke berinisial JTW terkait film 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' ke Polda Metro Jaya.

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 29 Mei 2026. Ketua LBH Merauke dilaporkan terkait Pasal 65 juncto 67 tentang Perlindungan Data Pribadi.

"Ini yang kita laporkan ini adalah untuk perorangan. Perorangan, ada Ketua LBH Merauke. Ketua LBH Merauke, ya. Jhon, ini inisialnya adalah JTW," kata penasihat hukum Mama Sinta, Hamonangan Daulay, kepada wartawan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (29/5) malam, dikutip dari Detik.

Sementara, Mama Sinta mengaku sakit hati dengan pemutaran film tersebut yang menampilkan dirinya. Dia mengatakan tak ada izin yang diminta kepadanya dari pihak film tersebut.

"Mereka putar film Pesta Babi itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali. Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan. Itu penjahat itu mereka," terang Mama Sinta.

"Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati. Tanpa izin dari saya. Maka itu saya datang ke Jakarta. Jadi, itu saja yang saya sampaikan," lanjutnya.

Selain Ketua LBH Merauke, Mama Sinta juga melaporkan Dandhy Dwi Laksono selaku sutradara film dokumenter tersebut. Hal itu diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

"Di mana Mama Sinta melaporkan tentang adanya penipuan ataupun pengambilan data pribadi. Nah ini juga masih didalami, ada dua orang yang dilaporkan dalam hal ini, JTW serta saudara DDL," kata dia kepada wartawan, Selasa (2/6).

(dis/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |