Jakarta, CNN Indonesia --
Banjir di wilayah Kabupaten Pati meluas menyusul tingginya curah hujan dalam beberapa hari ini. Semula ada enam wilayah kini ada sebanyak 12 kecamatan dengan 43 desa yang terdampak banjir.
Pantauan detikJateng, genangan banjir merendam akses jalan desa dan permukiman warga di Desa Bumirejo Kecamatan Juwana pukul 11.00 WIB. Kedalaman banjir sekitar 20-30 sentimeter.
"Terdampak banjir 12 kecamatan 43 desa, yang terdampak Longsor 2 kecamatan 3 desa," ujar Kabid Kedaruratan pada BPBD Pati, Suntoro saat dihubungi detikJateng, Minggu (11/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin ada 6 kecamatan yang terdampak banjir," lanjut dia.
Suntoro menjelaskan wilayah Kecamatan terdampak meliputi Kecamatan Pati Kota, Wedarijaksa, Margoyoso, Tayu, Dukuhseti, Margorejo, Tambakromo, Gabus, Winong, Batangan, Juwana, dan Pucakwangi.
"Kejadian tanah longsor di Tlogowungu dan Pucakwangi. Ini data per hari ini sampai dengan jam 09.00 WIB," ujarnya.
Terpisah, Camat Dukuhseti, Hartono, menjelaskan beberapa wilayah mulai kebanjiran pagi ini. Seperti di jalan Desa Alasdowo juga terendam banjir.
"Untuk sementara Desa Alasdowo untuk jalannya kalau kendaraan bermotor terganggu mobil bisa jalan lancar," ujarnya saat dihubungi siang ini.
Selain jalan desa, banjir juga merendam permukiman warga. Ketinggian banjir mencapai 50 sentimeter.
"Untuk di wilayah pedalaman terdampak banjir minimal 50 sentimeter itu minimal," ujarnya.
Adapun beberapa wilayah yang kebanjiran seperti Desa Alasdowo, Ngagel, Kembang, Dukuhseti, dan Tegalombo. Warga kata dia saat ini membutuhkan bantuan.
Selengkapnya di sini.
(gil)

8 hours ago
2

















































