SORONG SELATAN - Di tengah percepatan pembangunan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026, suasana hangat terlihat di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Memasuki H+16 pelaksanaan TMMD, Sabtu (1/8/2026), Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan, Letkol Czi Paulus Caessario Prasetyo, S.H., menyempatkan diri bermain dan bercengkerama bersama anak-anak setempat sebagai wujud kedekatan TNI dengan masyarakat.
Tawa riang anak-anak mewarnai kebersamaan yang berlangsung di sela-sela kegiatan pembangunan. Interaksi tersebut tidak sekadar menghadirkan keceriaan, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan emosional sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, persatuan, dan cinta Tanah Air kepada generasi muda di wilayah pedalaman Papua.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan, Letkol Czi Paulus Caessario Prasetyo, S.H., mengatakan pendekatan humanis merupakan bagian penting dari pelaksanaan TMMD karena keberhasilan program tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.
"Kebersamaan dengan masyarakat, terutama anak-anak, adalah bagian dari pengabdian kami sebagai prajurit TNI. Melihat senyum dan keceriaan mereka menjadi semangat bagi seluruh personel Satgas untuk terus memberikan yang terbaik selama pelaksanaan TMMD, " ujar Letkol Czi Paulus Caessario Prasetyo, S.H.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin melalui aktivitas sederhana mampu memperkuat rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat. Kedekatan tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mendukung pembangunan sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan penuh kebersamaan.
"TMMD bukan hanya membangun jalan, rumah, atau fasilitas umum lainnya. Yang tidak kalah penting adalah membangun kebersamaan, menumbuhkan rasa persaudaraan, dan menghadirkan harapan bagi masyarakat. Itulah makna kemanunggalan TNI dengan rakyat, " tegasnya.
Program TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan terus mengedepankan pendekatan yang menyentuh aspek sosial di samping pembangunan infrastruktur. Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat Kampung Sesor diharapkan mampu mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat semangat gotong royong, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan wilayah secara berkelanjutan.
(Agung)


















































