KEBUMEN - Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui Gerakan Tanam Padi Bersama Musim Tanam (MT) III Tahun 2026 yang digelar di lahan Kelompok Tani Madusari, Desa Pasarsenen, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Jumat (31/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema "Penerapan Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS)" itu dihadiri Kasdim 0709/Kebumen Mayor Inf Rokhyani, bersama jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, penyuluh pertanian, akademisi, dan kelompok tani sebagai bentuk sinergi memperkuat sektor pertanian.
Sekitar 100 peserta mengikuti gerakan tanam bersama yang diprakarsai Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi pertanian modern guna mendukung target peningkatan hasil panen dan mewujudkan swasembada pangan.

Kasdim 0709/Kebumen Mayor Inf Rokhyani menegaskan TNI AD akan terus mendukung setiap program yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani di wilayah.
"Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan negara. Karena itu, TNI melalui Babinsa akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani untuk mendampingi petani meningkatkan produktivitas pertanian sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat, " ujar Mayor Inf Rokhyani.
Sementara itu, Wakil Direktur Polbangtan YOMA, dr. drh. Budi Purwo Widiarso, M.P., menyampaikan bahwa penerapan sistem Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi budidaya padi sekaligus mendorong peningkatan hasil panen.
"Gerakan Tanam Padi Bersama MT III menjadi bukti nyata kolaborasi antara petani, penyuluh, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan TNI dalam memperkuat ketahanan pangan. Dengan penerapan teknologi modern, kami optimistis produktivitas padi akan meningkat sehingga target panen hingga tiga kali dalam setahun dapat tercapai, " jelas Budi Purwo Widiarso.

Dalam kesempatan yang sama, sambutan Bupati Kebumen yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Drs. Susilo, menekankan pentingnya mekanisasi pertanian untuk menekan biaya produksi, mempercepat masa tanam, meningkatkan hasil panen, dan memperkuat daya saing sektor pertanian.
Melalui kolaborasi lintas sektor, Gerakan Tanam Padi Bersama MT III Tahun 2026 di Kecamatan Ambal diharapkan mampu menjadi penggerak peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran TNI di tengah petani menjadi bukti nyata bahwa pembangunan sektor pertanian merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
(Agung)


















































