INTAN JAYA - Di tengah denyut kehidupan pedalaman Papua Tengah, personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti tak sekadar menjalankan tugas pengamanan. Melalui Pos Kendetapa, mereka membuka pintu dialog yang tulus dengan warga Kampung Kendetapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya. Pada Jumat, (2/1/2026), suasana akrab meliputi pertemuan yang menjadi jembatan pemahaman antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.
Kegiatan komunikasi sosial (komsos) ini lebih dari sekadar tatap muka; ia adalah ruang terbuka di mana setiap suara warga didengar. Mulai dari persoalan mendasar kebutuhan sehari-hari hingga potret keamanan di lingkungan mereka, semua mengalir dalam percakapan santai. Ini adalah momen bagi prajurit untuk menyelami langsung denyut nadi kehidupan masyarakat yang mereka lindungi.

Kapten Inf Doriman Rajagukguk, Komandan Pos Kendetapa Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti, menegaskan esensi dari pendekatan ini. Ia percaya bahwa kehadiran TNI bukan hanya tentang menjaga garis batas, tetapi juga tentang membangun fondasi kepercayaan yang kokoh.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mendengar dan memahami apa yang menjadi kebutuhan serta harapan masyarakat. Melalui komsos ini, kami ingin memastikan warga merasa aman, didengar, dan dilibatkan, ” ujar Kapten Doriman.
Sambutan hangat datang dari Kepala Kampung Kendetapa, Marinus Selegani (54). Ia melihat inisiatif Satgas ini sebagai angin segar yang mempererat tali persaudaraan.
“Kami berterima kasih kepada Satgas karena mau duduk bersama dan mendengar suara warga. Kehadiran TNI seperti ini membuat kami merasa diperhatikan dan tidak berjalan sendiri, ” ungkap Marinus.
Marinus menambahkan bahwa komunikasi yang terjalin erat seperti ini adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif, khususnya di wilayah Intan Jaya yang kaya akan potensi namun juga tantangan.
Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti kembali menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Melalui dialog, kebersamaan, dan kepedulian, mereka berupaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebuah langkah vital dalam mewujudkan keamanan dan kesejahteraan yang berkelanjutan di pegunungan Papua Tengah.


















































