Dukung Pelestarian, Pramono Kukuhkan Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menuntaskan penataan kelembagaan adat dan kebudayaan Betawi melalui pengukuhan Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (28/8).

"Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, nama yang digunakan adalah nama yang ada di undang-undang, sehingga secara hukum, baik Peraturan Gubernur maupun Keputusan Gubernur yang dikeluarkan oleh Pemerintah DKI Jakarta, betul-betul mengacu pada undang-undang tersebut," ujar Gubernur Pramono.

Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi dipimpin oleh tokoh Betawi dan mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Pramono berharap, kelembagaan yang telah ditata tersebut dapat memperkuat pelestarian dan pengembangan kebudayaan Betawi secara lebih terarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah persoalan Lembaga Adat Betawi yang begitu lama tidak terselesaikan, sekarang sudah selesai. Dipimpin secara langsung oleh Pak Fauzi Bowo, beliau adalah tokoh Betawi dengan pengalaman panjang dan pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta," kata Pramono.

Pemprov DKI Jakarta disebut akan menjadi mitra dalam pengembangan kebudayaan Betawi, terutama menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 2027. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penyusunan buku tentang Betawi sebagai bagian dari penguatan identitas budaya Jakarta.

"Sebagai Gubernur Jakarta tentunya kami akan menjadi mitra strategis untuk mengembangkan dan juga untuk berbicara tentang budaya Betawi ini ke depan. Dalam kesempatan ini saya sampaikan kepada Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian, tahun depan 500 tahun Jakarta, saya dan jajaran Balai Kota sudah mempersiapkan buku tentang Betawi," tutur Pramono.

Ketua Dewan Adat dan Kebudayaan Betawi, Fauzi Bowo, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam proses pembentukan kelembagaan ini.

"Ini patut kita syukuri dan saya juga ingin menyampaikan penghargaan terima kasih saya kepada semua pihak yang telah mendukung keberadaan dan terwujudnya Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi," ujar Fauzi Bowo.

Secara khusus, Fauzi Bowo juga mengapresiasi pendampingan Gubernur Pramono selama proses penataan kelembagaan di tengah keberagaman organisasi dan masyarakat Betawi.

"Kita tahu ini bukan hal yang mudah, dinamika yang harus dialami bahkan selama periode Pak Gubernur Pramono Anung ini pun dinamikanya luar biasa. Saya juga menyampaikan penghargaan kami secara khusus kepada Pak Gubernur Pramono yang begitu sabar untuk membimbing kaum Betawi yang sangat heterogen ini mewujudkan lembaga adat dan kebudayaannya," pungkas Fauzi Bowo.

(rea/rir)

placeholder

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |