Kereta Api Tabrak Minibus di Tebingtinggi Sumut, 8 Orang Meninggal

8 hours ago 5

Medan, CNN Indonesia --

Kereta Api Sribilah Utama menabrak mobil minibus di perlintasan tanpa plang kilometer 83+300, tepatnya pada petak jalan antara Stasiun Laut Tador - Stasiun Tebingtinggi, Sumatera Utara (Sumut).

Peristiwa tersebut menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan satu orang lainnya kritis.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (21/1) pukul 18.24 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu KA Sribilah Utama relasi Stasiun Rantau Prapat - Stasiun Medan tengah melintas sesuai jadwal. Masinis KA sudah membunyikan suling lokomotif berulang kali sebagai peringatan.

"Namun minibus tiba-tiba melintas di lokasi perlintasan sebidang tanpa palang pintu tanpa sempat berhenti. Diduga supir tidak sempat menengok ke kanan dan kiri, sehingga insiden tidak terhindarkan," ujarnya, Kamis (22/1).

Akibat kejadian tersebut membuat lokomotif dari KA Sribilah Utama mengalami kerusakan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan.

KAI kemudian mengirimkan lokomotif penolong dari Stasiun Tebingtinggi. Sedangkan masinis, para kru yang bertugas termasuk para penumpang KA Sribilah Utama selamat dan tidak mengalami luka-luka.

"Selanjutnya petugas dari KAI bersama dengan polisi dibantu warga sekitar mengevakuasi kendaraan minibus agar bisa dijauhkan dari jalur kereta api. Sedangkan penumpang minibus yang berjumlah delapan orang dievakusi menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebingtinggi," ujar Anwar.

Sementara itu KA Sribilah Utama ditarik menuju Stasiun Tebingtinggi oleh lokomotif penolong guna dilakukan perbaikan lokomotif. Setelah lokomotif berhasil diperbaiki, KA Sribilah utama diberangkatkan kembali dari Stasiun Tebingtinggi tujuan Medan pukul 19.56 WIB dan mengalami kelambatan 84 menit.

"KAI Divre I Sumatera Utara meminta maaf kepada pelanggan KA Sribilah Utama atas kelambatan tersebut. Para pengguna jalan yang melintas di perlintasan sebidang diingatkan untuk selalu memastikan jalur benar-benar aman sebelum melaju," tegasnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP Lidya membenarkan bahwa dalam insiden itu delapan orang penumpang minibus meninggal dunia dan satu orang luka berat. Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

"Setelah kejadian itu, petugas langsung turun ke lokasi. Kemudian 8 orang yang meninggal dunia telah dievakuasi ke ruang jenazah RS Bhayangkara Kota Tebingtinggi. Sedangkan untuk korban 1 orang yang mengalami luka berat berada di IGD RS Bhayangkara Kota TebingTinggi," ujar Lidya.

(fnr/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |