INTAN JAYA - Di tengah kesejukan pegunungan Papua, secangkir kopi hangat menjadi jembatan penghubung keakraban. Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti, melalui Pos Kendetapa, tak sekadar menjaga garis batas negara, namun juga merajut tali persaudaraan dengan masyarakat Kampung Kendetapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya. Kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang dikemas sederhana dengan minum kopi bersama pada Selasa (13/1/2026) ini, membuka ruang dialog hangat dan penuh tawa.
Suasana khidmat namun riuh rendah terasa di depan Pos Kendetapa. Kehadiran tokoh masyarakat dan kepala suku setempat semakin memperkuat nuansa kebersamaan yang terbangun. Jarak antara prajurit dan warga seolah terhapus, digantikan oleh rasa saling percaya dan kepedulian.

“Minum kopi bersama ini adalah cara kami untuk lebih dekat dengan warga. Melalui komsos seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa Satgas hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli dan siap membantu masyarakat, ” ujar Komandan Pos Kendetapa, Kapten Inf Doriman Rajagukguk. Ia menekankan bahwa komunikasi terbuka dan kebersamaan adalah fondasi utama terciptanya situasi yang aman dan damai.
Sambutan hangat pun datang dari warga. Marianus Selegani (54), Kepala Suku Kampung Kendetapa, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kegiatan minum kopi bersama ini. Kehadiran bapak-bapak TNI menunjukkan kepedulian dan keinginan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat Kendetapa, ” ungkap Marianus.
Ia menambahkan, “Kami berharap Satgas terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kami. Masyarakat siap bekerja sama demi kebaikan dan kedamaian kampung Kendetapa.” Harapan ini menegaskan sinergi yang kuat antara TNI dan rakyat di Intan Jaya.
Melalui setiap tegukan kopi dan percakapan santai, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti terus membuktikan komitmennya untuk hadir di tengah rakyat, membangun persaudaraan, dan memperkuat fondasi keamanan demi Papua yang lebih damai.


















































