Makassar, CNN Indonesia --
Beredar video dan foto memperlihatkan diduga sebuah pesawat Cassa milik TNI Angkatan Laut (AL) tergelincir di landasan pacu area Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan viral di media sosial.
"Berdasarkan video viral yang beredar melalui media sosial, memang benar telah terjadi kejadian tersebut di Bandara Sultan Hasanuddin," kata Branch Communication & CSR Department Head, Taufan Yudhistira dalam keterangannya, Selasa (25/8).
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di landasan pacu utara-selatan Bandara Sultan Hasanuddin sekitar pukul 11.25 WITA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kecelakaan terjadi di runway 03-21. Personel bandara segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Saat ini, masih dilakukan penanganan," ungkapnya.
Meski demikian, kata Taufan operasional bandara dan penerbangan tidak mengalami gangguan serta tetap beraktivitas seperti biasanya.
"Saat ini operasional bandara dan penerbangan tetap berjalan dengan normal," jelasnya.
Operasional penerbangan, kata Taufan saat ini digunakan di landasan pacu yang berada di bagian timur-barat.
"Operasional penerbangan menggunakan landasan pacu runway 13-31," katanya.
Terpisah, pihak Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IV Makassar yang dikonfirmasi terkait kejadian tersebut belum memberikan keterangan.
Pesawat cassa adalah jenis kapal terbang pengangkut sedang bermesin turboprop ganda yang dirancang untuk keperluan sipil maupun militer.
Dengan peristiwa pada Selasa ini, maka dalam dua hari terakhir terjadi insiden tergelincirnya pesawat TNI di bandara Makassar tersebut.
Pada Senin (24/8) kemarin, jet tempur Sukhoi yang dikendalikan pilot penerbang TNI AU tergelincir hingga keluar jalur dari landasan pacu Lanud Sultan Hasanuddin tersebut.
Dalam video yang tersebar, jet tempur yang tergelincir itu berhenti di dekat pagar pembatas pangkalan sehingga banyak warga yang merekam kondisi pesawat buatan Rusia tersebut.
Lewat keterangan resmi pada Senin kemarin, Taufan membenarkan terjadinya insiden Sukhoi tergelincir di landasan pacu. Namun, sambungnya, tak ada aktivitas penerbangan yang terganggu.
"Berdasarkan video viral di media sosial, kami sampaikan bahwa memang terjadi hal tersebut di landasan pacu sisi barat (runway 13) di Bandara Sultan Hasanuddin. Saat ini, sedang dilakukan penanganan," kata Branch Communication & CSR Department Head Bandara Hasanuddin, Taufan Yudhistira dalam keterangannya.
"Operasional penerbangan menggunakan landasan pacu sisi utara-selatan (runway 03-21)," sambungnya.
Terpisah, Kadispenau, Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menerangkan insiden itu terjadi saat rangkaian tes terbang pesawat Sukhoi Su-30 MK2.
"Terjadi insiden dalam rangkaian test flight pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 setelah menyelesaikan overhaul atau pemeliharaan tingkat berat," kata Nyoman Suadnyana dalam keterangannya, Senin petang kemarin.
Dalam rangkaian uji coba penerbangan tersebut, kata Nyoman, pesawat melaksanakan tahapan pemeriksaan simulasi take off di landasan
"Saat melaksanakan pengereman terjadi kendala teknis pada sistem pengereman tidak berfungsi secara maksimal yang berakibat pesawat keluar 30 meter dari batas ujung landasan," jelasnya.
Nyoman Suadnyana memastikan dalam peristiwa tersebut baik pesawat maupun awaknya dalam kondisi aman.
"Pesawat dan seluruh awak dalam kondisi aman. Selanjutnya pesawat ditarik menuju hanggar perawatan untuk dilakukan pemeriksaan dan disiapkan untuk melaksanakan test berikutnya," kata dia.
(mir/kid)

3 hours ago
1
















































