PURWOREJO - Selama bertahun-tahun, Rohman (42), warga Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, hanya bisa memendam harapan untuk memiliki rumah yang aman dan layak bagi keluarganya. Kini, impian itu mulai terwujud melalui program TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo.
Rumah yang selama ini ditempati Rohman bersama istri dan adiknya berada dalam kondisi memprihatinkan. Dinding yang rapuh dan kondisi bangunan yang tidak lagi layak membuat keluarga tersebut harus menjalani kehidupan dengan keterbatasan.
Namun, melalui sasaran pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD, rumah tersebut perlahan berubah. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu membangun kembali hunian Rohman agar lebih kokoh, aman, dan nyaman ditempati.
Bagi Rohman, perubahan itu bukan sekadar pembangunan fisik. Setiap dinding yang berdiri menjadi tanda bahwa harapan yang selama ini hanya tersimpan dalam doa mulai menemukan kenyataan.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI. Selama ini saya hanya bisa berharap suatu saat memiliki rumah yang layak. Alhamdulillah, melalui program TMMD, mimpi saya dan keluarga akhirnya akan terwujud, " ujar Rohman, Sabtu (18/7/2026).
Ia mengaku rumah baru tersebut kelak bukan hanya menjadi tempat berlindung dari panas dan hujan. Hunian itu juga menjadi simbol dimulainya kehidupan baru bagi keluarganya.
Pembangunan RTLH milik Rohman menjadi salah satu wujud nyata kepedulian TMMD terhadap masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut tidak hanya menyasar pembangunan jalan dan fasilitas umum, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar warga berupa hunian yang aman dan layak.

Komandan Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja menegaskan, pembangunan RTLH merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kami ingin setiap sasaran TMMD memberikan manfaat nyata bagi warga. Rumah yang dibangun bukan hanya menjadi bangunan baru, tetapi juga diharapkan menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima, " tegasnya.
Di Desa Watuduwur, tumpukan bata dan dinding yang mulai berdiri kini menjadi saksi perubahan. Rumah yang dahulu reyot perlahan berubah menjadi hunian yang lebih layak.
Bagi Rohman dan keluarganya, TMMD tidak sekadar membangun rumah. Program itu telah mengubah harapan menjadi kenyataan dan menghadirkan kesempatan untuk menatap masa depan dengan lebih tenang.
(Agung)


















































