PUNCAK - Kepedulian terhadap kemajuan pendidikan di pedalaman Papua kembali ditunjukkan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi. Bersama guru dan warga, personel Satgas bergotong royong merenovasi papan nama SD YPPGI Milawak di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis (9/7/2026).
Meski terlihat sederhana, pembaruan papan nama sekolah memiliki makna besar bagi masyarakat. Identitas sekolah yang sebelumnya mulai rusak akibat usia dan cuaca kini tampil lebih layak dan representatif, sekaligus menjadi simbol semangat baru bagi dunia pendidikan di wilayah pedalaman Papua.
Kegiatan tersebut diawali dengan membersihkan papan lama, dilanjutkan pengecatan ulang, hingga pemasangan papan nama baru. Seluruh proses dikerjakan secara gotong royong oleh personel Satgas, tenaga pendidik, serta masyarakat setempat dalam suasana penuh kebersamaan.
Komandan Titik Kuat (TK) Beoga, Kapten Inf. M. Obed Reza Maulana, S.T.Han., mengatakan dukungan terhadap sektor pendidikan merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam membangun sumber daya manusia di wilayah penugasan.
"Kehadiran Satgas tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan Papua. Kami berharap apa yang kami lakukan hari ini dapat menumbuhkan semangat belajar sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap sekolah, " ujar Kapten Obed.
Ia menegaskan, pembangunan tidak selalu diwujudkan melalui proyek besar, tetapi juga dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang memberi dampak positif bagi masyarakat.
Kepala SD YPPGI Milawak, Yonate Murib, mengapresiasi kepedulian Satgas Yonif 731/Kabaresi yang terus mendukung perkembangan pendidikan di Distrik Beoga.
"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu memperbaiki papan nama sekolah kami. Ini bukan hanya soal mempercantik sekolah, tetapi juga membangkitkan rasa bangga, semangat belajar, dan kepedulian bersama terhadap pendidikan anak-anak Papua, " ungkap Yonate.
Menurutnya, kolaborasi antara TNI, guru, dan masyarakat menjadi bukti bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama dalam mencetak generasi penerus bangsa.
Kegiatan renovasi tersebut juga menjadi ajang mempererat hubungan antara Satgas dengan masyarakat. Semangat gotong royong yang terbangun menunjukkan sinergi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih nyaman sekaligus mendukung proses belajar mengajar.
Melalui berbagai program pembinaan teritorial yang menyentuh sektor pendidikan, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Papua. Tidak hanya menjaga keamanan wilayah, prajurit TNI juga ikut berkontribusi membangun harapan, memperkuat kualitas pendidikan, dan menyiapkan generasi muda Papua yang cerdas, berkarakter, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
(PERS)


















































