LANNY JAYA - Kehadiran prajurit TNI di wilayah pedalaman Papua Pegunungan kembali membawa rasa aman sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) Koops TNI Habema melalui Pos Titik Kuat (TK) Wamitu menggelar patroli keamanan yang dipadukan dengan komunikasi sosial (Komsos) dan pembinaan teritorial (Binter) di Kampung Timotani, Distrik Wamitu, Kabupaten Lanny Jaya, Kamis (16/7/2026).
Patroli tersebut tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kedekatan antara prajurit dan masyarakat. Personel Satgas menyambangi permukiman warga, berdialog dengan tokoh masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memastikan situasi keamanan tetap kondusif agar aktivitas masyarakat berjalan dengan nyaman.
Kegiatan diprakarsai Komandan Pos TK Wamitu, Kapten Inf Agus Julkarnain, dengan pelaksanaan patroli dipimpin Sertu Joko Adi Saputra Nubrihas bersama Sertu Chrisintio Marshall Tukan dan delapan personel lainnya. Kehadiran mereka disambut antusias warga yang merasa semakin tenang berkat patroli rutin yang dilakukan di wilayah tersebut.
Kapten Inf Agus Julkarnain menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam setiap pelaksanaan tugas Satgas di Papua Pegunungan.
"Patroli ini bukan hanya untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin hadir sebagai pelindung dan sahabat rakyat. Ketika masyarakat merasa aman dan nyaman, itulah keberhasilan yang sesungguhnya bagi setiap prajurit yang bertugas, " ujar Kapten Inf Agus Julkarnain.
Senada dengan itu, Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa keberhasilan tugas di Papua tidak hanya diukur dari aspek keamanan, tetapi juga dari kepercayaan yang berhasil dibangun bersama masyarakat.
"Prajurit Satgas Yonif 742/SWY harus mampu menjadi pelindung, pengayom, sekaligus solusi bagi masyarakat. Pendekatan humanis merupakan kunci untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Dengan hubungan yang harmonis, stabilitas keamanan akan semakin terjaga dan pembangunan dapat berjalan dengan baik, " tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Selain melaksanakan patroli, personel Satgas memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mempererat komunikasi sosial dengan warga. Berbagai masukan dan aspirasi masyarakat menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Seorang tokoh masyarakat Kampung Timotani mengaku kehadiran Satgas Yonif 742/SWY memberikan rasa aman sekaligus menciptakan hubungan yang semakin dekat antara TNI dan warga.
"Kami sangat bersyukur dengan kehadiran bapak-bapak TNI di kampung ini. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga sering datang berdialog dan menyapa masyarakat. Kami merasa lebih tenang menjalankan aktivitas sehari-hari karena selalu ada yang menjaga dan peduli kepada kami, " ungkapnya.
Melalui patroli keamanan yang dipadukan dengan komunikasi sosial dan pembinaan teritorial, Satgas Yonif 742/SWY terus memperkuat sinergi bersama masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya. Pendekatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan tersebut menjadi bukti komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus membangun kepercayaan masyarakat demi terwujudnya Papua Pegunungan yang aman, damai, dan sejahtera.
(PERS)


















































